BP3IP Laksanakan Studi Tiru ke Poltrada Bali, Perkuat Digitalisasi Pembelajaran dan Implementasi WBBM

 

Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menerima kunjungan studi tiru dari Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Kampus Poltrada Bali.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Poltrada Bali, sebagai bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan serta penguatan tata kelola organisasi.

Studi tiru ini mengangkat fokus pada digitalisasi pembelajaran dan penerapan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui kegiatan ini, BP3IP dan Poltrada Bali saling bertukar pengalaman terkait inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta strategi penguatan tata kelola dan pelayanan yang berintegritas.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perhubungan sekaligus mendorong penerapan praktik-praktik baik yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan publik.

Melalui kolaborasi dan berbagi pengalaman, Poltrada Bali terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi serta layanan pendidikan transportasi yang semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Unit Kesehatan Poltrada Bali Gelar Penyuluhan Kesehatan tentang Varicella bagi Mahasiswa/i Tingkat I

Tabanan, 19 Agustus 2026  — Unit Kesehatan Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai Varicella atau cacar air kepada Mahasiswa/i Tingkat I Poltrada Bali melalui platform virtual Zoom. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran mahasiswa terhadap penyakit menular yang berpotensi terjadi di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa/i diberikan pemahaman mengenai Varicella, meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala, mekanisme penularan, faktor risiko, serta upaya pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghindari kontak erat dengan individu yang sedang mengalami gejala Varicella.

Penyuluhan ini diharapkan dapat membantu Mahasiswa/i Tingkat I dalam mengenali tanda dan gejala Varicella secara lebih dini sehingga dapat mengambil langkah yang tepat apabila ditemukan kondisi yang mengarah pada penyakit tersebut. Selain itu, peningkatan pengetahuan mengenai cara penularan dan pencegahan diharapkan dapat mendukung upaya meminimalkan risiko penyebaran penyakit di lingkungan kampus.

Pelaksanaan penyuluhan secara virtual juga menjadi bentuk pemanfaatan teknologi dalam penyampaian informasi kesehatan kepada mahasiswa secara efektif dan efisien. Kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti oleh Mahasiswa/i Tingkat I Poltrada Bali.

Melalui kegiatan edukasi kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Unit Kesehatan Poltrada Bali berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang sehat, aman, dan kondusif. Upaya promotif dan preventif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh civitas akademika dalam menjaga kesehatan diri maupun lingkungan sekitar.

Pelatihan Budaya Kerja Berintegritas Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir Politeknik Transportasi Darat Bali

 

 

Kepala Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) Politeknik Transportasi Darat Bali melaksanakan Pelatihan Budaya Kerja Berintegritas bagi Mahasiswa Tingkat Akhir sebagai upaya membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, profesional, dan berintegritas sejak dini. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai integritas, etika, serta budaya kerja yang berlandaskan kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepatuhan terhadap peraturan sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan budaya kerja berintegritas dalam setiap aktivitas akademik maupun profesional, serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyimpangan seperti gratifikasi, konflik kepentingan, dan praktik tidak etis lainnya. Dengan demikian, lulusan Politeknik Transportasi Darat Bali diharapkan menjadi insan transportasi yang kompeten, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

 

POLTRADA BALI TERIMA KUNJUNGAN BENCHMARKING DISTRIK NAVIGASI TIPE A KELAS II BENOA UNTUK PENGUATAN ZONA INTEGRITAS

Tabanan, 5 Agustus 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menerima kunjungan Studi Banding (Benchmarking) dari Tim Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa dalam rangka memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kunjungan dipimpin oleh Plt. Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, I Ketut Aries Nakula Mandiana, S.T., M.M.Tr., dan disambut langsung oleh Direktur Poltrada Bali, Firga Ariani, beserta jajaran Tim Pembangunan Zona Integritas Poltrada Bali di Kampus I Poltrada Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan menyelaraskan strategi pembangunan Zona Integritas melalui pembelajaran dari satuan kerja yang telah berhasil menerapkan berbagai praktik terbaik (best practices) dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai satuan kerja yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali berbagi pengalaman sekaligus memberikan pendampingan kepada Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa dalam mempersiapkan pembangunan Zona Integritas menuju WBK.

Dalam sambutannya, Direktur Poltrada Bali menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh komitmen pimpinan, keterlibatan seluruh pegawai, serta implementasi budaya integritas yang dilakukan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 yang disampaikan oleh Tim Pembangunan Zona Integritas Poltrada Bali. Pada sesi tersebut dipaparkan strategi penyusunan bahan wawancara, implementasi enam area perubahan, penguatan pengawasan, inovasi pelayanan publik, pengelolaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), manajemen risiko, hingga optimalisasi media komunikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola organisasi secara berkelanjutan.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait strategi menghadapi seleksi wawancara WBK, penguatan implementasi Zona Integritas, pengelolaan SKM, publikasi melalui media sosial, penerapan manajemen risiko, serta penyusunan tindak lanjut hasil evaluasi. Tim Poltrada Bali turut berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan hingga berhasil memperoleh predikat WBBM.

Selain berdiskusi dan berbagi pengalaman, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas dan area pelayanan di lingkungan Poltrada Bali. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung implementasi inovasi pelayanan, sarana pendukung, media informasi, serta budaya kerja yang mendukung terciptanya pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua instansi tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Diharapkan, pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dapat menjadi referensi bagi Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa dalam mempersiapkan penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Poltrada Bali berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, berbagi praktik baik, serta mendukung satuan kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan dan pelayanan publik yang semakin prima.

POLTRADA BALI OPTIMALKAN PERSIAPAN RE-AKREDITASI MELALUI REVIEW II DOKUMEN PROGRAM STUDI D-III MANAJEMEN TRANSPORTASI JALAN

Tabanan, 04 Agustus 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali melaksanakan Review II Dokumen Re-Akreditasi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ) pada Selasa (4/8) di Ruang Rapat I Kampus Tabanan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Review I yang telah dilaksanakan sebelumnya sekaligus menjadi bagian dari upaya penyempurnaan dokumen re-akreditasi sebelum memasuki tahapan review lanjutan dan Asesmen Lapangan.

Kegiatan review dipimpin oleh Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Poltrada Bali, Ketua Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan, kepala bagian terkait, serta Tim Re-Akreditasi Program Studi. Forum ini menjadi wadah evaluasi terhadap perkembangan penyempurnaan dokumen sejak pelaksanaan Review I, sekaligus memastikan seluruh komponen Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), dan dokumen pendukung telah memenuhi substansi sesuai instrumen akreditasi LAM Teknik.

Pada pelaksanaan Review II, pembahasan difokuskan pada pendalaman substansi dokumen agar tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menunjukkan keterkaitan antara data, analisis, dan bukti sahih secara komprehensif. Tim melakukan penelaahan terhadap berbagai aspek penting, di antaranya analisis lingkungan eksternal, visi, misi, tujuan dan strategi (VMTS), tata pamong, relevansi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, hingga implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Setiap masukan yang diberikan diarahkan untuk memperkuat kualitas narasi, konsistensi antara LED dan LKPS, serta keterhubungan setiap uraian dengan eviden pendukung yang tersedia.

Selain itu, tim reviewer memberikan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan analisis kebutuhan dunia kerja terhadap profil lulusan, penyempurnaan implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), optimalisasi implementasi kerja sama yang menghasilkan luaran tridarma, penguatan bukti pelaksanaan tata pamong dan penjaminan mutu, serta penyusunan dokumen pendukung secara lebih sistematis guna memudahkan proses penelusuran oleh asesor pada saat Asesmen Lapangan. Seluruh rekomendasi tersebut menjadi dasar tindak lanjut bagi Tim Re-Akreditasi dalam menyempurnakan dokumen agar lebih komprehensif dan sesuai dengan instrumen penilaian yang berlaku.

Sebagai hasil kegiatan, disimpulkan bahwa dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) secara umum telah tersusun sesuai sistematika instrumen akreditasi, namun masih memerlukan penyempurnaan pada aspek substansi, analisis, konsistensi narasi, serta penguatan keterkaitan dengan dokumen bukti sahih. Tim penyusun juga diminta segera menindaklanjuti seluruh hasil review, melakukan pengecekan ulang terhadap kesesuaian LED, LKPS, dan eviden pendukung, serta menyusun dokumen secara sistematis sebagai persiapan menghadapi review lanjutan dan Asesmen Lapangan.

Melalui pelaksanaan Review II Dokumen Re-Akreditasi, Poltrada Bali terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi di bidang transportasi darat. Dengan sinergi seluruh unsur pimpinan, Satuan Penjaminan Mutu, program studi, dan Tim Re-Akreditasi, diharapkan Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan dapat memenuhi seluruh indikator penilaian secara optimal serta memperoleh hasil re-akreditasi terbaik.

Poltrada Bali Selenggarakan General Lecture “The Future Movement” untuk Perkuat Wawasan Smart Mobility dan Smart Logistics

Tabanan, 29 Juli 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menyelenggarakan General Lecture bertajuk “The Future Movement: Smart Mobility, Smart Logistics, and Stronger Indonesia” sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan sektor transportasi dan logistik nasional.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Poltrada Bali ini menghadirkan Dr. Ir. Siti Maimunah, S.Si., M.S.E., M.A., M.A.B., Sekretaris Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebagai narasumber utama. Acara dibuka oleh Direktur Politeknik Transportasi Darat Bali, Firga Arianti, S.E., M.M.Tr., serta dimoderatori oleh Aswin Badarudin Atmajaya, S.S.T.(TD), M.A.P.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa transformasi transportasi Indonesia memerlukan sinergi antara teknologi, sistem logistik yang terintegrasi, serta sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif. Mahasiswa vokasi diharapkan tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga mampu menghasilkan solusi nyata yang memberikan dampak bagi pembangunan nasional.

General Lecture ini mengusung tema Smart Mobility, Smart Logistics, and Stronger Indonesia: Kolaborasi Teknologi, Transportasi dan Rantai Pasok untuk Daya Saing Nasional, yang menekankan pentingnya integrasi berbagai sektor dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai tantangan dan peluang pengembangan transportasi masa depan, mulai dari digitalisasi layanan, penguatan rantai pasok, hingga inovasi kebijakan yang mendukung daya saing Indonesia di tingkat global.

Sejalan dengan semangat “From Classroom to National Impact”, Poltrada Bali terus berkomitmen mencetak lulusan vokasi yang unggul, profesional, dan siap menjadi penggerak perubahan melalui kompetensi, integritas, serta inovasi di bidang transportasi.

 

Poltrada Bali Bagikan Praktik Baik Pembangunan Zona Integritas dalam Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara WBK/WBBM

Tabanan, 17 Juli 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas. Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Perhubungan yang telah berhasil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Sharing Session Persiapan Tahapan Seleksi Wawancara Zona Integritas Menuju WBK/WBBM yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam kegiatan tersebut, Poltrada Bali membagikan berbagai pengalaman, strategi, serta praktik baik yang telah diterapkan selama proses pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat WBBM. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen pimpinan dan seluruh pegawai, implementasi enam area perubahan, pengembangan inovasi pelayanan publik yang berdampak, penguatan budaya kerja berintegritas, hingga strategi menjaga keberlanjutan pembangunan Zona Integritas agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain berbagi praktik terbaik, Poltrada Bali juga menyampaikan berbagai tips dan strategi dalam menghadapi tahapan desk evaluasi dan wawancara Zona Integritas. Pembahasan mencakup penyusunan narasi yang didukung data dan eviden, penyampaian dampak nyata inovasi kepada masyarakat, teknik menjawab pertanyaan evaluator secara sistematis, serta pentingnya membangun keselarasan pemahaman antara pimpinan dan seluruh tim kerja. Seluruh materi disampaikan berdasarkan pengalaman nyata Poltrada Bali dalam mengikuti proses evaluasi pembangunan Zona Integritas.

Sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Poltrada Bali juga memberikan pendampingan kepada sejumlah UPT yang akan mengikuti tahapan seleksi. Untuk pengusulan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), pendampingan diberikan kepada Politeknik Penerbangan Palembang, Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan, dan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal. Sementara itu, untuk pengusulan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), pendampingan diberikan kepada Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Balai Besar Pendidikan, Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, serta Politeknik Pelayaran Surabaya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Poltrada Bali dalam mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas melalui kolaborasi, pendampingan, dan replikasi praktik-praktik terbaik yang telah terbukti memberikan hasil. Melalui semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman, diharapkan setiap UPT semakin siap menghadapi tahapan desk evaluasi maupun wawancara, sekaligus mampu membangun inovasi pelayanan yang berkelanjutan, memperkuat budaya integritas, serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Melalui kolaborasi dan semangat berbagi praktik baik, Poltrada Bali terus berkomitmen mendukung terwujudnya birokrasi Kementerian Perhubungan yang profesional, transparan, akuntabel, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

WUJUDKAN PELAYANAN BERINTEGRITAS, POLTRADA BALI BERBAGI PENGALAMAN MERAIH WBK DAN WBBM

Tabanan – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara Zona Integritas Menuju WBK/WBBM bagi UPT di Lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/7).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan tersebut diikuti oleh tujuh UPT yang telah lolos seleksi administrasi Zona Integritas Tahun 2026. Sharing session ini bertujuan memberikan pembekalan sekaligus berbagi pengalaman kepada seluruh peserta dalam menghadapi tahapan wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN) sebagai bagian dari proses penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam kesempatan tersebut, Poltrada Bali membagikan pengalaman serta praktik baik pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat WBBM. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen organisasi, implementasi enam area perubahan, strategi membangun budaya integritas, pengembangan inovasi pelayanan publik, pengelolaan dokumentasi dan bukti dukung, hingga teknik menyusun materi presentasi yang mampu menunjukkan dampak nyata pembangunan Zona Integritas kepada Tim Penilai Nasional.

Selain berbagi praktik baik, Poltrada Bali juga memberikan pendampingan kepada UPT di lingkungan BPSDMP melalui sesi diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta berkaitan dengan strategi menghadapi desk evaluation, penyusunan materi presentasi, pembagian peran antara pimpinan dan tim Zona Integritas, serta upaya membangun pemahaman seluruh pegawai terhadap implementasi Zona Integritas. Poltrada Bali menekankan bahwa keberhasilan dalam tahapan wawancara tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi menunjukkan implementasi nyata reformasi birokrasi yang didukung bukti autentik di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali berharap pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan dapat menjadi referensi bagi UPT lain dalam mempersiapkan tahapan wawancara Zona Integritas. Semangat kolaborasi dan saling berbagi diharapkan mampu memperkuat implementasi reformasi birokrasi serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat, sehingga semakin banyak UPT di lingkungan BPSDMP yang berhasil meraih predikat WBK maupun WBBM.

Unit Kesehatan Poltrada Bali Memberikan Penyuluhan P4GN kepada Mahasiswa/i Tingkat I

Tabanan, 17 Juli 2026 – Dalam upaya membentuk generasi muda yang sehat, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, Unit Kesehatan Poltrada Bali menyelenggarakan kegiatan penyuluhan tentang P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) kepada Mahasiswa/i Tingkat I Poltrada Bali .

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya peran setiap individu dalam mencegah peredaran gelap narkotika di lingkungan kampus maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pengertian P4GN, jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta sanksi hukum yang mengatur tindak pidana narkotika di Indonesia.

Materi disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Unit Kesehatan Poltrada Bali secara komunikatif dan interaktif. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, faktor risiko yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

Seluruh Mahasiswa/i Tingkat I mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi selama penyuluhan berlangsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkotika, mampu menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Penyuluhan P4GN ini merupakan salah satu bentuk komitmen Unit Kesehatan Poltrada Bali dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat karakter serta kedisiplinan Mahasiswa/i Tingkat I agar siap menjadi insan transportasi yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun masyarakat.

PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI RISIKO DAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN RISIKO TRIWULAN II TAHUN 2026

 

 

Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) melaksanakan kegiatan Pendampingan Identifikasi Risiko dan Pelaksanaan Pengendalian Risiko Triwulan II Tahun 2026 Hari ke-I sebagai upaya memperkuat implementasi manajemen risiko di lingkungan Politeknik Transportasi Darat Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi setiap unit kerja dalam melakukan identifikasi risiko, mengevaluasi efektivitas pelaksanaan pengendalian risiko yang telah ditetapkan, serta memastikan kesesuaian pengelolaan risiko dengan proses bisnis dan target kinerja unit. Pada hari pertama, pendampingan dilaksanakan kepada Unit Satuan Penjaminan Mutu (SPM), Teknik Informatika (TI), Bahasa, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Ketarunaan dan Alumni, Akademik, Perpustakaan, serta Program Studi.

 

Pada Hari ke-II, Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) melanjutkan kegiatan Pendampingan Identifikasi Risiko dan Pelaksanaan Pengendalian Risiko Triwulan II Tahun 2026 kepada unit kerja lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi manajemen risiko di lingkungan Politeknik Transportasi Darat Bali. Pendampingan difokuskan pada proses identifikasi risiko, evaluasi efektivitas pengendalian risiko yang telah diterapkan, serta penyempurnaan dokumen manajemen risiko agar selaras dengan sasaran strategis dan proses bisnis masing-masing unit. Pada hari kedua, pendampingan dilaksanakan kepada Unit Laboratorium, Umum dan Kerja Sama, Keuangan, Pelatihan, Unit Pengembangan Usaha (UPU), Pusat Pembangunan Karakter (PUSPEKA), Asrama dan Kesehatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan setiap unit mampu meningkatkan kualitas pengelolaan risiko, memperkuat efektivitas pengendalian internal, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif, efisien, dan akuntabel.