BP3IP Laksanakan Studi Tiru ke Poltrada Bali, Perkuat Digitalisasi Pembelajaran dan Implementasi WBBM

 

Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menerima kunjungan studi tiru dari Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Kampus Poltrada Bali.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Poltrada Bali, sebagai bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan serta penguatan tata kelola organisasi.

Studi tiru ini mengangkat fokus pada digitalisasi pembelajaran dan penerapan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui kegiatan ini, BP3IP dan Poltrada Bali saling bertukar pengalaman terkait inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta strategi penguatan tata kelola dan pelayanan yang berintegritas.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perhubungan sekaligus mendorong penerapan praktik-praktik baik yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan publik.

Melalui kolaborasi dan berbagi pengalaman, Poltrada Bali terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi serta layanan pendidikan transportasi yang semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

POLTRADA BALI TERIMA KUNJUNGAN BENCHMARKING DISTRIK NAVIGASI TIPE A KELAS II BENOA UNTUK PENGUATAN ZONA INTEGRITAS

Tabanan, 5 Agustus 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menerima kunjungan Studi Banding (Benchmarking) dari Tim Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa dalam rangka memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kunjungan dipimpin oleh Plt. Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, I Ketut Aries Nakula Mandiana, S.T., M.M.Tr., dan disambut langsung oleh Direktur Poltrada Bali, Firga Ariani, beserta jajaran Tim Pembangunan Zona Integritas Poltrada Bali di Kampus I Poltrada Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan menyelaraskan strategi pembangunan Zona Integritas melalui pembelajaran dari satuan kerja yang telah berhasil menerapkan berbagai praktik terbaik (best practices) dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai satuan kerja yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali berbagi pengalaman sekaligus memberikan pendampingan kepada Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa dalam mempersiapkan pembangunan Zona Integritas menuju WBK.

Dalam sambutannya, Direktur Poltrada Bali menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh komitmen pimpinan, keterlibatan seluruh pegawai, serta implementasi budaya integritas yang dilakukan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 yang disampaikan oleh Tim Pembangunan Zona Integritas Poltrada Bali. Pada sesi tersebut dipaparkan strategi penyusunan bahan wawancara, implementasi enam area perubahan, penguatan pengawasan, inovasi pelayanan publik, pengelolaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), manajemen risiko, hingga optimalisasi media komunikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola organisasi secara berkelanjutan.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait strategi menghadapi seleksi wawancara WBK, penguatan implementasi Zona Integritas, pengelolaan SKM, publikasi melalui media sosial, penerapan manajemen risiko, serta penyusunan tindak lanjut hasil evaluasi. Tim Poltrada Bali turut berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan hingga berhasil memperoleh predikat WBBM.

Selain berdiskusi dan berbagi pengalaman, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas dan area pelayanan di lingkungan Poltrada Bali. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung implementasi inovasi pelayanan, sarana pendukung, media informasi, serta budaya kerja yang mendukung terciptanya pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua instansi tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Diharapkan, pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dapat menjadi referensi bagi Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa dalam mempersiapkan penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Poltrada Bali berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, berbagi praktik baik, serta mendukung satuan kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan dan pelayanan publik yang semakin prima.

WUJUDKAN PELAYANAN BERINTEGRITAS, POLTRADA BALI BERBAGI PENGALAMAN MERAIH WBK DAN WBBM

Tabanan – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara Zona Integritas Menuju WBK/WBBM bagi UPT di Lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/7).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan tersebut diikuti oleh tujuh UPT yang telah lolos seleksi administrasi Zona Integritas Tahun 2026. Sharing session ini bertujuan memberikan pembekalan sekaligus berbagi pengalaman kepada seluruh peserta dalam menghadapi tahapan wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN) sebagai bagian dari proses penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam kesempatan tersebut, Poltrada Bali membagikan pengalaman serta praktik baik pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat WBBM. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen organisasi, implementasi enam area perubahan, strategi membangun budaya integritas, pengembangan inovasi pelayanan publik, pengelolaan dokumentasi dan bukti dukung, hingga teknik menyusun materi presentasi yang mampu menunjukkan dampak nyata pembangunan Zona Integritas kepada Tim Penilai Nasional.

Selain berbagi praktik baik, Poltrada Bali juga memberikan pendampingan kepada UPT di lingkungan BPSDMP melalui sesi diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta berkaitan dengan strategi menghadapi desk evaluation, penyusunan materi presentasi, pembagian peran antara pimpinan dan tim Zona Integritas, serta upaya membangun pemahaman seluruh pegawai terhadap implementasi Zona Integritas. Poltrada Bali menekankan bahwa keberhasilan dalam tahapan wawancara tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi menunjukkan implementasi nyata reformasi birokrasi yang didukung bukti autentik di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali berharap pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan dapat menjadi referensi bagi UPT lain dalam mempersiapkan tahapan wawancara Zona Integritas. Semangat kolaborasi dan saling berbagi diharapkan mampu memperkuat implementasi reformasi birokrasi serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat, sehingga semakin banyak UPT di lingkungan BPSDMP yang berhasil meraih predikat WBK maupun WBBM.

Poltrada Bali Laksanakan Sharing Knowledge dan Benchmarking Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Bersama Terminal Tipe A Patria Blitar

Tabanan, 22 Juni 2026 — Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali melaksanakan kegiatan Sharing Knowledge dan Benchmarking Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bersama Terminal Tipe A Patria Blitar, BPTD Kelas II Jawa Timur  yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana berbagi pengalaman, strategi, serta praktik baik dalam pembangunan Zona Integritas guna mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Poltrada Bali memaparkan berbagai strategi pembangunan Zona Integritas menuju WBBM, di antaranya tindak lanjut catatan evaluasi Zona Integritas, penguatan budaya kerja melalui program SENYUM (Semangat Nyata Untuk Membangun) dan GASS (Goals, Action, Spirit, and Support), implementasi Smart Campus sebagai inovasi digital terintegrasi, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi informasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta berbagai inovasi yang berorientasi pada penyelesaian isu strategis di sektor transportasi. Selain itu, Poltrada Bali juga membagikan pengalaman dalam pelaksanaan kajian transportasi, pengembangan bengkel konversi kendaraan listrik, pelaksanaan diklat sertifikasi pengemudi angkutan umum, serta berbagai kerja sama dengan pemerintah daerah, industri, dan mitra strategis lainnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai implementasi pembangunan Zona Integritas di lingkungan Poltrada Bali. Melalui kegiatan benchmarking ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarunit kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan dalam mempercepat pembangunan Zona Integritas menuju WBBM serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Poltrada Bali berkomitmen untuk terus mendukung penguatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penerapan budaya integritas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan inovasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya perbaikan dan pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui sinergi yang berkelanjutan, Poltrada Bali terus berupaya mewujudkan pelayanan publik yang prima serta mendukung terciptanya birokrasi yang bersih, efektif, dan berintegritas.

Poltrada Bali Jadi Rujukan Studi Banding Zona Integritas Poltekpel Surabaya

Gianyar, 24 April 2026 — Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menerima kunjungan studi banding dari Politeknik Pelayaran Surabaya dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan studi banding ini dilaksanakan di Kampus Poltrada Bali, Gianyar, dan diikuti oleh perwakilan dari Politeknik Pelayaran Surabaya. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penunjukan Politeknik Pelayaran Surabaya sebagai salah satu unit kerja yang diusulkan menuju predikat WBK/WBBM di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, sehingga diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan melalui pembelajaran langsung dari institusi yang telah menerapkan praktik baik.

Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan diskusi dan pertukaran informasi secara komprehensif terkait strategi pembangunan Zona Integritas, yang mencakup penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi implementasi sistem penjaminan mutu yang terintegrasi. Pembahasan ini menjadi penting dalam mendukung terciptanya birokrasi yang bersih dari praktik korupsi serta mampu memberikan layanan yang prima kepada masyarakat.

Selain itu, rombongan Politeknik Pelayaran Surabaya juga melaksanakan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas yang dimiliki Poltrada Bali di Kampus Gianyar, seperti asrama, gedung uji, bengkel, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya yang menunjang proses pembelajaran dan pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai dukungan infrastruktur dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas serta berstandar.

Poltrada Bali dalam kesempatan tersebut juga berbagi praktik baik dalam pengelolaan sistem penjaminan mutu, termasuk mekanisme pengendalian dan peningkatan mutu secara berkelanjutan yang selaras dengan pencapaian indikator Zona Integritas. Hal ini diharapkan dapat menjadi referensi yang aplikatif bagi Politeknik Pelayaran Surabaya dalam mengimplementasikan program WBK/WBBM secara lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar institusi pendidikan di bawah Kementerian Perhubungan, khususnya dalam upaya mewujudkan tata kelola kelembagaan yang unggul serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan pengguna layanan dan capaian kinerja organisasi.

Poltrada Bali Raih Predikat Menuju WBBM 2025, Diumumkan Langsung oleh MenPAN-RB

Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menorehkan capaian membanggakan dengan meraih predikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dalam ajang SAKIP dan ZI Award Tahun 2025 yang diselenggarakan pada 11 Februari 2026. Pengumuman prestisius tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Republik Indonesia Ibu Rini Widyantini, menandai pengakuan atas komitmen reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten.

Meskipun kegiatan dilaksanakan secara daring, jajaran pimpinan dan manajemen Poltrada Bali dan seluruh Tim mengikuti seluruh rangkaian acara secara bersama-sama di Ruang Rapat Tabanan. Momentum tersebut menjadi wujud soliditas dan kebersamaan dalam menyaksikan pengumuman capaian yang telah diperjuangkan melalui kerja kolektif seluruh unsur institusi. Ajang SAKIP dan ZI Award merupakan agenda nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap implementasi reformasi birokrasi, penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta pembangunan Zona Integritas di lingkungan kementerian, lembaga, dan unit kerja.

Keberhasilan meraih predikat Menuju WBBM menjadi bukti nyata bahwa Poltrada Bali terus menguatkan tata kelola kelembagaan yang akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Capaian ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga refleksi atas budaya kerja berintegritas, kolaboratif, dan profesional yang telah terbangun di lingkungan kampus. Predikat Menuju WBBM diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, administrasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan semangat reformasi birokrasi yang berkelanjutan, Poltrada Bali berkomitmen menjaga konsistensi kinerja serta menghadirkan pelayanan yang semakin bersih, efektif, dan melayani.

Poltrada Bali Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas melalui Apel dan Penandatanganan Pakta Integritas serta Pakta Anti Gratifikasi

Tabanan, 4 Februari 2026 — Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali melaksanakan kegiatan Penguatan Komitmen Pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui apel dan penandatanganan Pakta Integritas serta Pakta Anti Gratifikasi yang bertempat di depan Gedung Rektorat Kampus Poltrada Bali Tabanan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan jajaran manajemen Poltrada Bali sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Apel dipimpin langsung oleh Direktur Poltrada Bali, Ibu Firga Ariani, S.E., M.M.Tr , yang dalam arahannya menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai integritas dan etika kerja di lingkungan institusi. Direktur menyampaikan bahwa “integritas, etika kerja, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lembaga ini harus senantiasa ditanamkan dan kita saling menguatkan dalam penerapannya”.

Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Pakta Anti Gratifikasi oleh seluruh pegawai Poltrada Bali. Penandatanganan ini menjadi wujud nyata komitmen individu dan kolektif dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima dengan SENYUM dan GASS yang sejalan dengan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Perhubungan.

 

Poltrada Bali Jadi Rujukan STIA LAN Jakarta dalam Persiapan Penerapan BLU

Tabanan, 18 Desember 2025 — Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) menerima kunjungan benchmarking STIA LAN Jakarta dalam rangka sharing pengalaman terkait tahapan awal penerapan Badan Layanan Umum (BLU) serta penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ini difokuskan pada pemaparan proses dan strategi Poltrada Bali dalam mempersiapkan diri menuju BLU, mulai dari penataan tata kelola kelembagaan, penyusunan dokumen pendukung, penguatan sistem keuangan, hingga integrasi penjaminan mutu sebagai fondasi utama penerapan BLU. STIA LAN Jakarta menjajaki pengalaman tersebut sebagai referensi dalam rencana pengusulan dan implementasi BLU di institusinya.

Melalui forum diskusi dan tanya jawab, Poltrada Bali juga berbagi praktik baik dalam membangun budaya mutu, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan, serta menyelaraskan kebijakan BLU dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi dalam rangka mendukung kesiapan implementasi BLU yang efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Politeknik Transportasi Darat Bali Menerima Kunjungan dari Kementerian Hak Asasi Manusia dalam Rangka Kegiatan Studi Tiru atau Benchmarking

Tabanan,  21 November 2025 –  Politeknik Transportasi Darat Bali menerima kunjungan dari Kementerian Hak Asasi Manusia dalam rangka kegiatan Studi Tiru atau Benchmarking.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan program pelatihan terintegrasi yang berbasis pada prinsip Hak Asasi Manusia, khususnya terkait best practices pengelolaan pendidikan vokasi dan BLU.

Kedatangan rombongan dari Kementerian Hak Asasi Manusia disambut langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat, Bapak Bambang Siswoyo, S.T., M.T., beserta jajaran pimpinan Politeknik Transportasi Darat Bali.

Penyambutan ini menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan serta komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi serta pengembangan sumber daya manusia.

Kunjungan dilaksanakan untuk mempelajari secara langsung bagaimana Politeknik Transportasi Darat Bali menerapkan pengelolaan pendidikan vokasi berbasis kompetensi. Rombongan mendapat penjelasan mengenai sistem pembelajaran terstruktur yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan, serta bagaimana proses pendidikan dirancang untuk menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dan siap menghadapi tuntutan dunia kerja, khususnya di sektor transportasi darat.

Selain itu, kegiatan Studi Tiru juga menyoroti pelaksanaan sistem penjaminan mutu yang konsisten diterapkan di Politeknik Transportasi Darat Bali. Sistem tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pembelajaran, proses pendidikan, serta pencapaian standar institusi yang berkelanjutan. Metode pelatihan modern yang diterapkan, termasuk pendekatan berbasis praktik, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta tata kelola BLU, juga menjadi bagian dari pembelajaran dalam kunjungan ini.

Melalui diskusi, paparan, dan observasi lapangan, kegiatan Studi Tiru menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam pengembangan sistem pelatihan di lingkungan Kementerian Hak Asasi Manusia. Diharapkan hasil dari kunjungan ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas program pelatihan yang lebih adaptif, inovatif, dan sesuai prinsip penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan Hak Asasi Manusia.

Politeknik Transportasi Darat Bali mengapresiasi kunjungan ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin dalam rangka memperkuat peran lembaga pendidikan dan pelatihan dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

 

PENDAMPINGAN MENTORING WBK OLEH POLTRADA BALI UNTUK POLTEKBANG PALEMBANG

Tabanan (25/09) — Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali secara resmi melakukan pendampingan mentoring kepada Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat reformasi birokrasi, integritas, dan pelayanan publik yang prima. Pendampingan ini tidak hanya mencakup sharing best practice, tetapi juga monitoring dan evaluasi secara berkala sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan. Poltrada Bali akan membimbing Poltekbang dalam menyusun sistem kerja yang transparan dan akuntabel, serta orientasi layanan yang memenuhi standar publik.

Kegiatan mentoring tersebut juga menjadi wujud nyata dari sinergi lintas unit kerja di bawah Kementerian Perhubungan dalam membangun budaya integritas di institusi pendidikan vokasi transportasi. Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan kedua lembaga saling memperkuat dalam perjalanan menuju birokrasi bersih. Dalam sambutannya, pimpinan Poltrada Bali menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Poltekbang Palembang pada pendampingan ini, serta menegaskan bahwa langkah bersama ini akan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan WBK yang sesungguhnya. Monitoring progres dan dukungan intensif akan terus dijalankan agar target WBK bisa dicapai secara optimal. Kedua institusi berharap bahwa ke depannya, kegiatan ini juga bisa menginspirasi lembaga-lembaga lainnya untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam tata kelola lembaga pendidikan. Poltrada Bali dan Poltekbang Palembang melangkah bersama menuju birokrasi yang bersih dan melayani.