Poltrada Bali Jadi Rujukan Studi Banding Zona Integritas Poltekpel Surabaya

Gianyar, 24 April 2026 — Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menerima kunjungan studi banding dari Politeknik Pelayaran Surabaya dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan studi banding ini dilaksanakan di Kampus Poltrada Bali, Gianyar, dan diikuti oleh perwakilan dari Politeknik Pelayaran Surabaya. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penunjukan Politeknik Pelayaran Surabaya sebagai salah satu unit kerja yang diusulkan menuju predikat WBK/WBBM di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, sehingga diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan melalui pembelajaran langsung dari institusi yang telah menerapkan praktik baik.

Dalam pelaksanaan kegiatan, dilakukan diskusi dan pertukaran informasi secara komprehensif terkait strategi pembangunan Zona Integritas, yang mencakup penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi implementasi sistem penjaminan mutu yang terintegrasi. Pembahasan ini menjadi penting dalam mendukung terciptanya birokrasi yang bersih dari praktik korupsi serta mampu memberikan layanan yang prima kepada masyarakat.

Selain itu, rombongan Politeknik Pelayaran Surabaya juga melaksanakan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas yang dimiliki Poltrada Bali di Kampus Gianyar, seperti asrama, gedung uji, bengkel, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya yang menunjang proses pembelajaran dan pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai dukungan infrastruktur dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas serta berstandar.

Poltrada Bali dalam kesempatan tersebut juga berbagi praktik baik dalam pengelolaan sistem penjaminan mutu, termasuk mekanisme pengendalian dan peningkatan mutu secara berkelanjutan yang selaras dengan pencapaian indikator Zona Integritas. Hal ini diharapkan dapat menjadi referensi yang aplikatif bagi Politeknik Pelayaran Surabaya dalam mengimplementasikan program WBK/WBBM secara lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar institusi pendidikan di bawah Kementerian Perhubungan, khususnya dalam upaya mewujudkan tata kelola kelembagaan yang unggul serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan pengguna layanan dan capaian kinerja organisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *