WUJUDKAN PELAYANAN BERINTEGRITAS, POLTRADA BALI BERBAGI PENGALAMAN MERAIH WBK DAN WBBM

Tabanan – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara Zona Integritas Menuju WBK/WBBM bagi UPT di Lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/7).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan tersebut diikuti oleh tujuh UPT yang telah lolos seleksi administrasi Zona Integritas Tahun 2026. Sharing session ini bertujuan memberikan pembekalan sekaligus berbagi pengalaman kepada seluruh peserta dalam menghadapi tahapan wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN) sebagai bagian dari proses penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam kesempatan tersebut, Poltrada Bali membagikan pengalaman serta praktik baik pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat WBBM. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen organisasi, implementasi enam area perubahan, strategi membangun budaya integritas, pengembangan inovasi pelayanan publik, pengelolaan dokumentasi dan bukti dukung, hingga teknik menyusun materi presentasi yang mampu menunjukkan dampak nyata pembangunan Zona Integritas kepada Tim Penilai Nasional.

Selain berbagi praktik baik, Poltrada Bali juga memberikan pendampingan kepada UPT di lingkungan BPSDMP melalui sesi diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta berkaitan dengan strategi menghadapi desk evaluation, penyusunan materi presentasi, pembagian peran antara pimpinan dan tim Zona Integritas, serta upaya membangun pemahaman seluruh pegawai terhadap implementasi Zona Integritas. Poltrada Bali menekankan bahwa keberhasilan dalam tahapan wawancara tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi menunjukkan implementasi nyata reformasi birokrasi yang didukung bukti autentik di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali berharap pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan dapat menjadi referensi bagi UPT lain dalam mempersiapkan tahapan wawancara Zona Integritas. Semangat kolaborasi dan saling berbagi diharapkan mampu memperkuat implementasi reformasi birokrasi serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat, sehingga semakin banyak UPT di lingkungan BPSDMP yang berhasil meraih predikat WBK maupun WBBM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *