
Penetapan konteks manajemen risiko Politeknik Transportasi Darat Bali Tahun 2026 merupakan tahapan awal yang strategis dalam memastikan proses pengelolaan risiko berjalan secara terarah, sistematis, dan selaras dengan tujuan organisasi, dengan mempertimbangkan faktor internal seperti visi, misi, struktur organisasi, sumber daya, serta proses bisnis, maupun faktor eksternal yang meliputi regulasi, perkembangan teknologi, dan dinamika lingkungan strategis, sehingga diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam proses identifikasi, analisis, evaluasi, dan pengendalian risiko guna mendukung pencapaian kinerja institusi secara efektif, efisien, dan akuntabel.


