Poltrada Bali Resmi Buka Berbagai Diklat Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2026
Gianyar–Tabanan, Selasa (27 Januari 2026) — Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) secara resmi menyelenggarakan Upacara Pembukaan berbagai program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di dua lokasi kampus, yakni Kampus Gianyar dan Kampus Tabanan.

Upacara pembukaan di Kampus Gianyar Poltrada Bali meliputi pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Keselamatan Berlalu Lintas Angkatan I dan II, Diklat Petugas Pengatur Lalu Lintas Angkatan I, Diklat Pengemudi Angkutan Umum Berkeselamatan Angkatan I, serta Diklat Petugas Juru Parkir Berkeselamatan Angkatan I dan II Tahun 2026.
Sementara itu, di Kampus Tabanan Poltrada Bali dilaksanakan Upacara Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Keselamatan Berlalu Lintas Angkatan III dan IV Tahun 2026.

Kegiatan diklat ini diikuti oleh 230 orang peserta yang berasal dari masyarakat Kota Denpasar dan Kabupaten Tabanan. Seluruh rangkaian diklat dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, terhitung mulai tanggal 27 sampai dengan 29 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Poltrada Bali dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang transportasi darat, khususnya dalam upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat. Program DPM dirancang untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional kepada peserta agar mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara aman, tertib, dan berkeselamatan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Poltrada Bali berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian diklat dengan sungguh-sungguh serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja masing-masing.
































Pelaksanaan AMI diawali pada 15 Desember 2025 dengan pembukaan resmi di Kampus Gianyar melalui sambutan Direktur Poltrada Bali, Ibu Firga Ariani, SE, M.M.Tr., yang menegaskan pentingnya Audit Mutu Internal sebagai instrumen evaluasi dan peningkatan mutu institusi. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Lead Auditor, Bapak Putu Diva Ariesthana Sadri, ST., M.Sc. dan Kepala Satuan Penjaminan Mutu (SPM) terkait tujuan, ruang lingkup, serta mekanisme audit, kemudian ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh auditor.







