POLTRADA BALI OPTIMALKAN PERSIAPAN RE-AKREDITASI MELALUI REVIEW II DOKUMEN PROGRAM STUDI D-III MANAJEMEN TRANSPORTASI JALAN

Tabanan, 04 Agustus 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali melaksanakan Review II Dokumen Re-Akreditasi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ) pada Selasa (4/8) di Ruang Rapat I Kampus Tabanan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Review I yang telah dilaksanakan sebelumnya sekaligus menjadi bagian dari upaya penyempurnaan dokumen re-akreditasi sebelum memasuki tahapan review lanjutan dan Asesmen Lapangan.

Kegiatan review dipimpin oleh Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Poltrada Bali, Ketua Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan, kepala bagian terkait, serta Tim Re-Akreditasi Program Studi. Forum ini menjadi wadah evaluasi terhadap perkembangan penyempurnaan dokumen sejak pelaksanaan Review I, sekaligus memastikan seluruh komponen Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), dan dokumen pendukung telah memenuhi substansi sesuai instrumen akreditasi LAM Teknik.

Pada pelaksanaan Review II, pembahasan difokuskan pada pendalaman substansi dokumen agar tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menunjukkan keterkaitan antara data, analisis, dan bukti sahih secara komprehensif. Tim melakukan penelaahan terhadap berbagai aspek penting, di antaranya analisis lingkungan eksternal, visi, misi, tujuan dan strategi (VMTS), tata pamong, relevansi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, hingga implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Setiap masukan yang diberikan diarahkan untuk memperkuat kualitas narasi, konsistensi antara LED dan LKPS, serta keterhubungan setiap uraian dengan eviden pendukung yang tersedia.

Selain itu, tim reviewer memberikan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan analisis kebutuhan dunia kerja terhadap profil lulusan, penyempurnaan implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), optimalisasi implementasi kerja sama yang menghasilkan luaran tridarma, penguatan bukti pelaksanaan tata pamong dan penjaminan mutu, serta penyusunan dokumen pendukung secara lebih sistematis guna memudahkan proses penelusuran oleh asesor pada saat Asesmen Lapangan. Seluruh rekomendasi tersebut menjadi dasar tindak lanjut bagi Tim Re-Akreditasi dalam menyempurnakan dokumen agar lebih komprehensif dan sesuai dengan instrumen penilaian yang berlaku.

Sebagai hasil kegiatan, disimpulkan bahwa dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) secara umum telah tersusun sesuai sistematika instrumen akreditasi, namun masih memerlukan penyempurnaan pada aspek substansi, analisis, konsistensi narasi, serta penguatan keterkaitan dengan dokumen bukti sahih. Tim penyusun juga diminta segera menindaklanjuti seluruh hasil review, melakukan pengecekan ulang terhadap kesesuaian LED, LKPS, dan eviden pendukung, serta menyusun dokumen secara sistematis sebagai persiapan menghadapi review lanjutan dan Asesmen Lapangan.

Melalui pelaksanaan Review II Dokumen Re-Akreditasi, Poltrada Bali terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi di bidang transportasi darat. Dengan sinergi seluruh unsur pimpinan, Satuan Penjaminan Mutu, program studi, dan Tim Re-Akreditasi, diharapkan Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan dapat memenuhi seluruh indikator penilaian secara optimal serta memperoleh hasil re-akreditasi terbaik.

Poltrada Bali Selenggarakan General Lecture “The Future Movement” untuk Perkuat Wawasan Smart Mobility dan Smart Logistics

Tabanan, 29 Juli 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menyelenggarakan General Lecture bertajuk “The Future Movement: Smart Mobility, Smart Logistics, and Stronger Indonesia” sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan sektor transportasi dan logistik nasional.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Poltrada Bali ini menghadirkan Dr. Ir. Siti Maimunah, S.Si., M.S.E., M.A., M.A.B., Sekretaris Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebagai narasumber utama. Acara dibuka oleh Direktur Politeknik Transportasi Darat Bali, Firga Arianti, S.E., M.M.Tr., serta dimoderatori oleh Aswin Badarudin Atmajaya, S.S.T.(TD), M.A.P.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa transformasi transportasi Indonesia memerlukan sinergi antara teknologi, sistem logistik yang terintegrasi, serta sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif. Mahasiswa vokasi diharapkan tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga mampu menghasilkan solusi nyata yang memberikan dampak bagi pembangunan nasional.

General Lecture ini mengusung tema Smart Mobility, Smart Logistics, and Stronger Indonesia: Kolaborasi Teknologi, Transportasi dan Rantai Pasok untuk Daya Saing Nasional, yang menekankan pentingnya integrasi berbagai sektor dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai tantangan dan peluang pengembangan transportasi masa depan, mulai dari digitalisasi layanan, penguatan rantai pasok, hingga inovasi kebijakan yang mendukung daya saing Indonesia di tingkat global.

Sejalan dengan semangat “From Classroom to National Impact”, Poltrada Bali terus berkomitmen mencetak lulusan vokasi yang unggul, profesional, dan siap menjadi penggerak perubahan melalui kompetensi, integritas, serta inovasi di bidang transportasi.

 

Poltrada Bali Bagikan Praktik Baik Pembangunan Zona Integritas dalam Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara WBK/WBBM

Tabanan, 17 Juli 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas. Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Perhubungan yang telah berhasil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Sharing Session Persiapan Tahapan Seleksi Wawancara Zona Integritas Menuju WBK/WBBM yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam kegiatan tersebut, Poltrada Bali membagikan berbagai pengalaman, strategi, serta praktik baik yang telah diterapkan selama proses pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat WBBM. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen pimpinan dan seluruh pegawai, implementasi enam area perubahan, pengembangan inovasi pelayanan publik yang berdampak, penguatan budaya kerja berintegritas, hingga strategi menjaga keberlanjutan pembangunan Zona Integritas agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain berbagi praktik terbaik, Poltrada Bali juga menyampaikan berbagai tips dan strategi dalam menghadapi tahapan desk evaluasi dan wawancara Zona Integritas. Pembahasan mencakup penyusunan narasi yang didukung data dan eviden, penyampaian dampak nyata inovasi kepada masyarakat, teknik menjawab pertanyaan evaluator secara sistematis, serta pentingnya membangun keselarasan pemahaman antara pimpinan dan seluruh tim kerja. Seluruh materi disampaikan berdasarkan pengalaman nyata Poltrada Bali dalam mengikuti proses evaluasi pembangunan Zona Integritas.

Sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Poltrada Bali juga memberikan pendampingan kepada sejumlah UPT yang akan mengikuti tahapan seleksi. Untuk pengusulan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), pendampingan diberikan kepada Politeknik Penerbangan Palembang, Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan, dan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal. Sementara itu, untuk pengusulan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), pendampingan diberikan kepada Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Balai Besar Pendidikan, Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, serta Politeknik Pelayaran Surabaya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Poltrada Bali dalam mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas melalui kolaborasi, pendampingan, dan replikasi praktik-praktik terbaik yang telah terbukti memberikan hasil. Melalui semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman, diharapkan setiap UPT semakin siap menghadapi tahapan desk evaluasi maupun wawancara, sekaligus mampu membangun inovasi pelayanan yang berkelanjutan, memperkuat budaya integritas, serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Melalui kolaborasi dan semangat berbagi praktik baik, Poltrada Bali terus berkomitmen mendukung terwujudnya birokrasi Kementerian Perhubungan yang profesional, transparan, akuntabel, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

WUJUDKAN PELAYANAN BERINTEGRITAS, POLTRADA BALI BERBAGI PENGALAMAN MERAIH WBK DAN WBBM

Tabanan – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Poltrada Bali dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Sharing Session Persiapan Seleksi Wawancara Zona Integritas Menuju WBK/WBBM bagi UPT di Lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/7).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan tersebut diikuti oleh tujuh UPT yang telah lolos seleksi administrasi Zona Integritas Tahun 2026. Sharing session ini bertujuan memberikan pembekalan sekaligus berbagi pengalaman kepada seluruh peserta dalam menghadapi tahapan wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN) sebagai bagian dari proses penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam kesempatan tersebut, Poltrada Bali membagikan pengalaman serta praktik baik pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat WBBM. Materi yang disampaikan meliputi penguatan komitmen organisasi, implementasi enam area perubahan, strategi membangun budaya integritas, pengembangan inovasi pelayanan publik, pengelolaan dokumentasi dan bukti dukung, hingga teknik menyusun materi presentasi yang mampu menunjukkan dampak nyata pembangunan Zona Integritas kepada Tim Penilai Nasional.

Selain berbagi praktik baik, Poltrada Bali juga memberikan pendampingan kepada UPT di lingkungan BPSDMP melalui sesi diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta berkaitan dengan strategi menghadapi desk evaluation, penyusunan materi presentasi, pembagian peran antara pimpinan dan tim Zona Integritas, serta upaya membangun pemahaman seluruh pegawai terhadap implementasi Zona Integritas. Poltrada Bali menekankan bahwa keberhasilan dalam tahapan wawancara tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi menunjukkan implementasi nyata reformasi birokrasi yang didukung bukti autentik di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali berharap pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan dapat menjadi referensi bagi UPT lain dalam mempersiapkan tahapan wawancara Zona Integritas. Semangat kolaborasi dan saling berbagi diharapkan mampu memperkuat implementasi reformasi birokrasi serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat, sehingga semakin banyak UPT di lingkungan BPSDMP yang berhasil meraih predikat WBK maupun WBBM.

Unit Kesehatan Poltrada Bali Memberikan Penyuluhan P4GN kepada Mahasiswa/i Tingkat I

Tabanan, 17 Juli 2026 – Dalam upaya membentuk generasi muda yang sehat, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, Unit Kesehatan Poltrada Bali menyelenggarakan kegiatan penyuluhan tentang P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) kepada Mahasiswa/i Tingkat I Poltrada Bali .

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya peran setiap individu dalam mencegah peredaran gelap narkotika di lingkungan kampus maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pengertian P4GN, jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta sanksi hukum yang mengatur tindak pidana narkotika di Indonesia.

Materi disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Unit Kesehatan Poltrada Bali secara komunikatif dan interaktif. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, faktor risiko yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

Seluruh Mahasiswa/i Tingkat I mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi selama penyuluhan berlangsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkotika, mampu menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Penyuluhan P4GN ini merupakan salah satu bentuk komitmen Unit Kesehatan Poltrada Bali dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat karakter serta kedisiplinan Mahasiswa/i Tingkat I agar siap menjadi insan transportasi yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun masyarakat.

PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI RISIKO DAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN RISIKO TRIWULAN II TAHUN 2026

 

 

Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) melaksanakan kegiatan Pendampingan Identifikasi Risiko dan Pelaksanaan Pengendalian Risiko Triwulan II Tahun 2026 Hari ke-I sebagai upaya memperkuat implementasi manajemen risiko di lingkungan Politeknik Transportasi Darat Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi setiap unit kerja dalam melakukan identifikasi risiko, mengevaluasi efektivitas pelaksanaan pengendalian risiko yang telah ditetapkan, serta memastikan kesesuaian pengelolaan risiko dengan proses bisnis dan target kinerja unit. Pada hari pertama, pendampingan dilaksanakan kepada Unit Satuan Penjaminan Mutu (SPM), Teknik Informatika (TI), Bahasa, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Ketarunaan dan Alumni, Akademik, Perpustakaan, serta Program Studi.

 

Pada Hari ke-II, Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) melanjutkan kegiatan Pendampingan Identifikasi Risiko dan Pelaksanaan Pengendalian Risiko Triwulan II Tahun 2026 kepada unit kerja lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi manajemen risiko di lingkungan Politeknik Transportasi Darat Bali. Pendampingan difokuskan pada proses identifikasi risiko, evaluasi efektivitas pengendalian risiko yang telah diterapkan, serta penyempurnaan dokumen manajemen risiko agar selaras dengan sasaran strategis dan proses bisnis masing-masing unit. Pada hari kedua, pendampingan dilaksanakan kepada Unit Laboratorium, Umum dan Kerja Sama, Keuangan, Pelatihan, Unit Pengembangan Usaha (UPU), Pusat Pembangunan Karakter (PUSPEKA), Asrama dan Kesehatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan setiap unit mampu meningkatkan kualitas pengelolaan risiko, memperkuat efektivitas pengendalian internal, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Poltrada Bali Melaksanakan Review I Dokumen Re-Akreditasi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan

Tabanan, 03 Juli 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali melaksanakan Review I Dokumen Re-Akreditasi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ) pada Jumat (3/7) di Ruang Rapat I Kampus Tabanan. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan strategis dalam mempersiapkan pengajuan re-akreditasi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan kepada LAM Teknik yang direncanakan pada Batch III Tahun 2026.

Kegiatan review dihadiri oleh jajaran pimpinan Poltrada Bali, Ketua Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan, Kepala Satuan Penjaminan Mutu, kepala bagian terkait, serta Tim Re-Akreditasi Program Studi. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Direktur Poltrada Bali tentang Tim Re-Akreditasi Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan TA 2026 dan bertujuan memastikan kesiapan dokumen akreditasi secara menyeluruh sebelum memasuki tahapan finalisasi.

Penyusunan dokumen re-akreditasi tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi, tetapi juga harus mengacu pada matriks penilaian LAM Teknik agar setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal. Seluruh tim diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap filosofi penilaian sehingga penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) maupun Laporan Evaluasi Diri (LED) mampu menggambarkan kondisi program studi secara objektif, analitis, dan didukung oleh data serta eviden yang valid.

Pada sesi pembahasan, tim melakukan penelaahan terhadap berbagai komponen penting dalam dokumen re-akreditasi, mulai dari penyempurnaan LKPS dan strategi penyusunan LED. Melalui forum ini, setiap masukan, koreksi, dan rekomendasi yang diberikan menjadi acuan bagi Tim Re-Akreditasi dalam menyempurnakan seluruh dokumen. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas data, konsistensi antara LKPS, LED, dan dokumen pendukung, serta penguatan eviden yang menjadi dasar penilaian asesor nantinya. Review ini juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh unit yang terlibat dapat berkolaborasi dalam memenuhi indikator penilaian sesuai standar LAM Teknik.

Sebagai hasil kegiatan, disepakati bahwa penyempurnaan dokumen akan diprioritaskan pada indikator-indikator yang masih memerlukan penguatan agar target memperoleh predikat Unggul dapat dicapai. Seluruh tim juga berkomitmen menyelesaikan tindak lanjut hasil review sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelum pelaksanaan review lanjutan dan pengajuan dokumen re-akreditasi.

Melalui kegiatan Review I Dokumen Re-Akreditasi ini, Poltrada Bali kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi di bidang transportasi darat. Persiapan yang dilakukan secara komprehensif diharapkan mampu mendukung keberhasilan Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan dalam memperoleh hasil re-akreditasi terbaik serta menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan sektor transportasi di Indonesia.

Poltrada Bali Gelar Kuliah Umum “Elnusa Petrofin Goes to Campus” dan Recruitment Interview Bersama PT Elnusa Petrofin

Tabanan – Jumat (3/7/2026), Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum “Elnusa Petrofin Goes to Campus” yang dirangkaikan dengan Recruitment Interview bersama PT Elnusa Petrofin. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja.

Kegiatan menghadirkan Dian Indra Bintoro, S.E., M.M., Senior Manager Human Capital PT Elnusa Petrofin, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau memberikan wawasan mengenai perkembangan industri, kebutuhan kompetensi sumber daya manusia, serta peluang karier bagi lulusan Poltrada Bali.

Beliau menyampaikan bahwa para mahasiswa merupakan generasi yang beruntung karena telah memperoleh pendidikan dengan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya melalui peningkatan kompetensi, semangat belajar yang berkelanjutan, serta menjaga integritas sebagai bekal utama dalam memasuki dunia kerja.

Pada sesi penutup, beliau menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta:

“Pastikan selalu menjaga integritas, terus belajar lebih banyak, dan miliki mindset bahwa segala sesuatu harus dipersiapkan. Ketika kesempatan itu datang, kalian sudah siap untuk mengambilnya.”

PT Elnusa Petrofin juga menyampaikan bahwa Poltrada Bali memiliki program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Melalui kegiatan Elnusa Petrofin Goes to Campus, perusahaan melihat potensi besar lulusan Poltrada Bali untuk menjadi bagian dari sumber daya manusia yang dibutuhkan di berbagai lini operasional perusahaan.

Selain memberikan pembekalan kepada para mahasiswa, PT Elnusa Petrofin juga melaksanakan Recruitment Interview sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membuka peluang karier bagi lulusan Poltrada Bali. Diharapkan, proses rekrutmen ini mampu menghasilkan kandidat-kandidat terbaik yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

Melalui kolaborasi ini, PT Elnusa Petrofin berharap Poltrada Bali terus menjadi mitra strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berintegritas, sehingga mampu memenuhi kebutuhan industri sekaligus memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan dunia usaha.

Bagi Poltrada Bali, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari konsep link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Ke depan, Poltrada Bali akan terus memperluas kemitraan dengan berbagai perusahaan dan instansi strategis untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi kemajuan sektor transportasi nasional.

 

 

 

Poltrada Bali Laksanakan Sharing Knowledge dan Benchmarking Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Bersama Terminal Tipe A Patria Blitar

Tabanan, 22 Juni 2026 — Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali melaksanakan kegiatan Sharing Knowledge dan Benchmarking Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bersama Terminal Tipe A Patria Blitar, BPTD Kelas II Jawa Timur  yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana berbagi pengalaman, strategi, serta praktik baik dalam pembangunan Zona Integritas guna mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Poltrada Bali memaparkan berbagai strategi pembangunan Zona Integritas menuju WBBM, di antaranya tindak lanjut catatan evaluasi Zona Integritas, penguatan budaya kerja melalui program SENYUM (Semangat Nyata Untuk Membangun) dan GASS (Goals, Action, Spirit, and Support), implementasi Smart Campus sebagai inovasi digital terintegrasi, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi informasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta berbagai inovasi yang berorientasi pada penyelesaian isu strategis di sektor transportasi. Selain itu, Poltrada Bali juga membagikan pengalaman dalam pelaksanaan kajian transportasi, pengembangan bengkel konversi kendaraan listrik, pelaksanaan diklat sertifikasi pengemudi angkutan umum, serta berbagai kerja sama dengan pemerintah daerah, industri, dan mitra strategis lainnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai implementasi pembangunan Zona Integritas di lingkungan Poltrada Bali. Melalui kegiatan benchmarking ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarunit kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan dalam mempercepat pembangunan Zona Integritas menuju WBBM serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Poltrada Bali berkomitmen untuk terus mendukung penguatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penerapan budaya integritas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan inovasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya perbaikan dan pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui sinergi yang berkelanjutan, Poltrada Bali terus berupaya mewujudkan pelayanan publik yang prima serta mendukung terciptanya birokrasi yang bersih, efektif, dan berintegritas.

Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Seksual kepada Mahasiswa/i Poltrada Bali melalui Virtual Zoom

Tabanan 19 Juni 2026, Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan kekerasan seksual, Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Seksual yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom

Kegiatan ini diikuti oleh Mahasiswa/i Tingkat I Poltrada Bali dari berbagai program studi. Penyuluhan diberikan oleh Perawat Unit Kesehatan Poltrada Bali dengan materi yang membahas berbagai bentuk kekerasan seksual, dampak yang ditimbulkan terhadap korban, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganannya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengertian kekerasan seksual, jenis-jenis kekerasan seksual yang dapat terjadi baik secara fisik maupun nonfisik, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghormati. Selain itu, dijelaskan pula bahwa kekerasan seksual dapat terjadi melalui tindakan verbal, nonverbal, maupun media digital yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan psikologis korban.

Mahasiswa/i Tingkat I juga memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga batasan dalam pergaulan, menghormati hak dan privasi orang lain, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bentuk upaya pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, disampaikan pula mengenai layanan kesehatan dan pendampingan yang dapat diakses apabila terjadi kasus kekerasan seksual.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait upaya pencegahan, penanganan korban, serta peran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan seluruh Mahasiswa/i Tingkat I Poltrada Bali semakin memahami pentingnya pencegahan kekerasan seksual dan mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghormati. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Poltrada Bali dalam mendukung terciptanya budaya kampus yang sehat, berintegritas, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

“Kenali, Cegah, dan Laporkan Kekerasan Seksual untuk Mewujudkan Kampus yang Aman dan Bermartabat.”