MCU (MEDICAL CHECK UP) PEGAWAI POLTRADA BALI

Dalam rangka mencegah dan mengurangi resiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, Unit Kesehatan Poltrada Bali berkolaborasi dengan Ananta Laboratory Clinic melaksanakan MCU (Medical Check Up) bagi seluruh Pegawai Poltrada Bali mulai tanggal 7 s/d 8 Desember 2021 berlokasi di Kampus II Poltrada Bali, Gianyar. Kegiatan ini di harapkan dapat mengantisipasi secara dini gangguan kesehatan yang dialami Pegawai, sehingga dapat mencegah berkembangnya suatu penyakit kearah yang lebih serius. dengan kondisi Pegawai yang sehat harapannya dapat memberikan dampak peningkatan produktivitas dan kinerja layanan yang lebih optimal.

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA (P4GN) KEPADA TARUNA-TARUNI POLTRADA BALI

Unit Kesehatan Poltrada Bali melaksanakan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada Taruna/I. Kegiatan ini menjelaskan tentang apa itu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif; bahaya dan golongan narkotika; bahaya merokok bagi kesehatan; faktor penyebab penyalahgunaan narkotika; dampak penyalahgunaan; dan tips agar terbebas dari narkotika. Diharapkan dengan adanya sosialisasi mengenai narkotika dan bahayanya bagi generasi muda dapat meningkatkan pengetahuan taruna/I dan mencegah terjadinya Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika terutama di Lingkungan Poltrada Bali.

PEMBAGIAN VITAMIN, MASKER DAN MADU KEPADA TARUNA-TARUNI POLTRADA BALI

Dalam rangka peningkatan imunitas Taruna/I selama didalam asrama, Unit Kesehatan Poltrada Bali membagikan vitamin, masker, dan madu kepada seluruh taruna/i.Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan imunitas Taruna/I , karena Taruna/I memiliki aktivitas yang padat setiap harinya. Dengan mengkonsumsi vitamin yang diberikan secara rutin dapat memelihara daya tahan tubuh Taruna/I agar tetap sehat setiap harinya. Selain itu pemberian masker juga diharapkan dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19 di lingkungan asrama. Unit Kesehatan Poltrada Bali selalu memprioritaskan kesehatan Taruna/I di dalam asrama dengan memberikan pelayanan kesehatan berupa pelayanan promotif, preventif, dan kuratif.

POLTRADA BALI BUKA DIKLAT SERTIFIKASI PENGEMUDI ANGKUTAN BARANG UMUM DI SURABAYA

Politeknik Transportasi Darat Bali membuka pendidikan dan pelatihan (diklat) Sertifikasi Pengemudi Angkutan Barang Umum Angkatan I tahun 2021 di Hotel Fave Hotel Mex – Surabaya. Rabu (1/12/2021).

Peserta Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Barang Umum Angkatan I berjumlah 125 orang, yang berasal dari Pengemudi Perusahaan Angkutan Barang wilayah Jawa Timur. Pendidikan dan Pelatihan (diklat) ini dilaksanakan selama 3  hari, dengan metode pelaksanaan meliputi teori, praktek serta uji kompetensi.

Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Barang Umum diselenggarakan dengan tujuan agar peserta setelah mengikuti diklat memiliki kompetensi antara lain : 

1. Memahami tentang Keselamatan Transportasi; 

2. Memahami dan mengaplikasikan tentang Defensive Driving; 

3. Memahami dan mengaplikasikan tentang Heavy Vehicle Knowledge. 

Tenaga pengajar pada diklat ini antara lain berasal dari instansi Komite Nasional keselematan Transportasi dan PT. IDDC.

Semangat dan Sukses buat peserta Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Barang Umum Angkatan I, semoga mendapatkan Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman yang bermanfaat.

IMT TARUNA POLTRADA BALI

PENGUKURAN INDEKS MASA TUBUH TARUNA-TARUNI POLTRADA BALI

IMT TARUNA POLTRADA BALI
PENGUKURAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) KEPADA TARUNA-TARUNI POLTRADA BALI

Pengukuran INDEKS MASSA TUBUH (IMT) merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh Unit Kesehatan guna memantau status gizi Taruna/i Poltrada Bali. Hasil IMT didapatkan dengan membandingkan antara tinggi badan dan berat badan. Angka indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) menunjukkan kategori berat badan. Melalui IMT, kita dapat mengetahui apakah status berat badan kita termasuk kategori normal, berlebih, atau justru kurang. Dengan pemantauan IMT secara rutin maka secara tidak langsung kita dapat mencegah risiko mumculnya suatu penyakit

POLTRADA BALI SIAP MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN KAMPUS

TABANAN – Isu kekerasan seksual di kampus semakin menjadi perhatian banyak pihak. Tidak ingin hal ini terus terjadi, BPSDM Kementerian Perhubungan melalui Politeknik Transportasi Darat Bali siap mencegah agar hal tersebut tidak terjadi.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPSDM Perhubungan Bapak Dr. Capt. Antoni Arif Priadi,M.S.C. dalam diskusi yang dilakukan secara virtual dan offline oleh Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) dengan tema Deklarasi Komitmen Pencegahan dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus, Jumat (26/11).

Beliau juga mengatakan bahwa kampus menjadi ruang publik yang berpotensi terjadinya kekerasan seksual, sebagaimana survey yang dirilis oleh Koalisi Ruang Publik Aman Tahun 2019 yang menempatkan sekolah dan kampus di urutan ketiga sebagai ruang publik terjadinya kekerasan seksual setelah jalanan umum dan transportasi publik.

“Untuk ini, kami dari BPSDM Perhubungan siap melakukan Pencegahan dan Kekerasan Seksual di lingkungan Kampus dibawah naungan BPSDM Perhubungan. Dan kami juga meminta civitas akademika di lingkungan kampus memiliki andil dalam menerapkan Peraturan terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi,” katanya.

Capt. Antoni Arif Priadi juga mengatakan bahwa salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan ini adalah dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi dan peraturan lainnya yang bisa memberi perlindungan pada korban sekaligus memberi efek jera bagi para pelaku.

Beliau juga mengatakan pihaknya mendukung aturan tersebut, sebab dengan adanya peraturan khusus mengenai tindak kekerasan seksual ini menjadi suatu keharusan, dimana peraturan tersebut dapat digunakan perguruan tinggi sebagai panduan atau pedoman bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk semakin teredukasi tentang batas-batas etis atau perilaku apa saja yang dipahami sebagai kekerasan seksual.

“Saya harap dengan melalui kegiatan Deklarasi Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus ini dapat menjadi sebuah momentum dimana kita mendukung upaya untuk pencegahan dan penanganan kekeran seksual Perguruan Tinggi di lingkungan BPSDM Perhubungan,” kata Bapak Capt. Antoni Arif Priadi

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Bapak Wikan Sakarinto,S.T.,M.SC.,PH.D. menjelaskan Perguruan Tinggi merupakan batu loncatan bagi generasi muda untuk mencapai cita-citanya, untuk ini kampus harus merdeka dari segala bentuk kekerasan dan menjadi lingkungan yang kondusif bagi mahasiswa agar dapat mengembangkan potensinya. Dan memang dari data yang ada bahwa saat ini kita berada dalam situasi daruat kekerasan seksual di lingkungan kampus.

“Data terakhir yang kami miliki hasil survey Ditjen Diktiristek pada tahun 2020 menyebutkan sebanyak 77% dosen menyatakan kekerasan seksual pernah terjadi di Kampus dan 63% dari mereka tidak melaporkan kasusnya. Tidak hanya itu yang terbaru penelitian dari BEM FISIP Univ. Mulawarman pada tahun ini menyebutkan 92% dari 162 responden mengalami Kekerasa Bebasis Gender Online (KBGO). Dan yang paling terbaru dari LBH Bali pada 1 Agustus 2021 lalu mengatakan bahwa mayoritas kasus kekerasan seksual perempuan terjadi di lingkungan kampus,” katanya.

Untuk ini Bapak Wikan Sakarinto berharap semua pimpinan perguruan tinggi harus bergerak bersama agar menjadikan kampus di Indonesia sebagai tempat yang aman dan nyaman. Dan dirinya mengapresiasi upaya dari perguruan tinggi Kemenhub dibawah pengelolaan BPSDM Perhubungan berperan aktif melakukan pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di kampus. 

“Apa yang telah dilakukan oleh BPSDM Perhubungan ini harus diikuti oleh perguruan tinggi lainnya, di mana hal ini untuk melindung generasi mendatang sehingga mereka dapat meraih cita-citanya memajukan bangsa dan negara Indonesia. Dan untuk mendukung langkah tersebut diperlukan kepastian hukum di tingkat nasional, salah satu melalui Peraturan Menteri tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi atau Permen PPKS” katanya.

Sedangkan Direktur Poltrada Bali, Dr. Efendhi Prih Raharjo, S.T., S.SIT.,M.T mengatakan pihaknya mendukung terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayan Riset dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual dan untuk ini pihakya telah menyusun peraturan turunannya di kampus. 

“Kami menilai peraturan terhadap kekerasan seksual di lembaga pendidikan dinilai penting karena memang dalam kaitan dengan hal tersebut memang lingkungan kampus harus beretika. Kami masih menyusun dan harus ada peraturan terhadap kekerasan seksual tersebut. Jadi harus tetap beretika,” katanya.

Dalam hal tersebut Bapak Dr. Efendhi Prih Raharjo menyebut tetap akan memberi sanksi tegas baik itu, antara taruna dengan taruna maupun dengan para pengasuh. Dan ada pengawasan melekat di masing-masing pengasuh, pengasuh juga tetap bertanggung jawab penuh kepada tarunanya. Jadi, jika ada kejahatan seksual tentu akan dapat dipatau dengan baik. Selain itu, tentu penggamanan dengan memasang CCTV tetap juga dilakukan dipasang dibeberapa titik.

Pelantikan dan Kenaikan Tingkat Taruna/i Poltrada Bali Tahun 2021

Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) melaksanakan Upacara Pelantikan Kenaikan Tingkat Taruna/i Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ), Teknologi Otomotif (TO) dan Manajemen Logistik (M.Log) Angkatan I dan Pelantikan Calon Taruna/i menjadi Taruna Muda Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Jalan (MTJ), Teknologi Otomotif (TO) dan Manajemen Logistik (M.Log) Angkatan II yang dilaksanakan di kampus I Poltrada Bali beralamat di Jl. Cempaka Putih, Desa Samsam, Kerambitan-Tabanan. Senin (22/11/2021).

Sebanyak 175 orang talah menjadi Taruna Muda dan 72 orang menjadi Taruna Remaja secara resmi dilantik oleh Direktur Poltrada Bali, Dr. Efendhi Prih Raharjo, S.T.,S.Si.T.,M.T. selaku Inspektur Upacara. Penetapan Taruna Poltrada Bali yang dilantik ini sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Politeknik Politeknik Transporasti Darat Bali Nomor: SK/Poltrada Bali 225 Tahun 2021, bahwa kenaikan tingkat Taruna/I diperlukan sebagai tindak lanjut bahwa Taruna/I tersebut sudah melewati proses pembelajaran di semester II dan Calon Taruna yang dinyatakan lulus dalam evaluasi Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) yang dapat dilantik menjadi Taruna Poltrada Bali.

Upacara Pelantikan dan Kenaikan Tingkat Taruna/I Poltrada Bali Tahun 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat yang dihadiri oleh seluh Civitas Akademika Poltrada Bali, Taruna/i serta Orang tua/ wali Taruna/i pun turut hadir secara Virtual menyaksikan jalannya Upacara Pelantikan dan persembahan yang dibawakan oleh Taruna/i di akhir sesi acara.

Pelantikan dan Kenaikan Tingkat yang dilaksanakan ini selayaknya menjadi kebanggaan dan rasa syukur kita semuanya. Dengan dilantiknya Calon Taruna menjadi Taruna Muda dan Taruna Muda menjadi Taruna Remaja bukan berarti perjuangan telah berakhir, justru sebaliknya, bahwa ini merupakan awal dari perjalanan panjang yang sarat dengan tantangan dan cobaan, Taruna/i dituntut untuk dapat menyelesaikan masa kuliah dan praktek selama pendidikan di kampus Poltrada Bali ini, ungkap Direktur Poltrada Bali saat memberikan sambutan.

Dr. Efendhi Prih Raharjo juga menyampaikan turut merasa bangga atas prestasi yang diraih dari beberapa perlombaan yang diikuti, Taruna/i Poltrada Bali dapat membawa pulang gelar juara. Semoga hal yang baik ini bisa menjadi contoh bagi Taruna/i yang lain kedepannya. Poltrada Bali juga memberikan jaminan kepada orang tua/wali bahwa Pendidikan di Poltrada Bali tidak ada tindakan kekerasan/ indisipliner yang dapat merugikan semua pihak, serta Poltrada juga berkomitmen untuk menindak tegas dan tidak pandang bulu bagi siapapun yang melakukan tindakan diluar dari ketentuan yang berlaku.

Pendidikan di Poltrada Bali bersifat Boarding School sehingga penerapan kedisiplinan dan protokol kesehatan menjadi prioritas utama dalam masa pandemi seperti sekarang ini. Selain penerapan prokes (5M), setiap Taruna/i dan para pegawai juga wajib melaksanakan Sweb (Antigen) secara berkala guna mecegah penyebaran virus Covid -19.

Harapan kami, pendidikan disini betul-betul memiliki 3 (tiga) pilar yang pertama yaitu prima, profesional, dan beretika. selain yang utama kita harus selalu sehat ,karena dikondisi pandemi saat ini, dan yang kedua adalah secara kompetensi yang bagus,kemudian adalah etika. Etika harus dibangun, maka dari itu evaluasi kita ada 3 yaitu evaluasi akademik, evaluasi etika, dan prima dimana sekali melanggar yang berat taruna/ i akan dikeluarkan.

Poltrada Bali Terima Kunjungan Studi Banding dari Pusat Pengembangan Kepegawaian Aparatur Sipil Negara BKN


Pusat Pengembangan Kepegawaian Aparatur Sipil Negara BKN melaksanakan Studi Banding ke Politeknik Transportasi Darat Bali, Kamis (18/11/2021).

Kunjungan Studi Banding ini diterima langsung oleh Direktur Poltrada, Dr.
Efendhi Prih Raharjo, S.T.,M.T. di ruang Auditorium Kampus II Poltrada-Gianyar.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan status Pendidikan Ilmu Kepegawaian (PIK), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi Politeknik Kepegawaian Negara (PKN), maka Pusat Pengembangan Kepegawaian Aparatur Sipil Negara BKN melaksanakan Studi Banding terkait Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi di lingkungan Politeknik Transportasi Darat Bali.

Adapun fokus diskusi dalam kunjungan studi banding ini antara lain terkait Perencanaan Kurikulum dan Pembelajaran, Pemanfaatan Sistem Informasi,
Kegiatan Administrasi dan Kemahasiswaan serta Sarana Prasarana dan Pembiayaan.

Terima kasih banyak kami ucapkan kepada Tim Pusat Pengembangan Kepegawaian Aparatur Sipil Negara BKN sudah berkunjung ke Poltrada Bali, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan 🙏😊

Sampai berjumpa kembali

Verifikasi Lapangan Zona Integritas Poltrada Bali menuju WBK

Rangkaian kegiatan proses Zona Integritas Poltrada Bali menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2021 sudah sampai puncaknya dengan dilakukan nya verifikasi lapangan oleh Tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Inspektorat Jenderal Kemenhub, BPSDMP dan PPSDMPD yang berlokasi di Kampus Poltrada Bali – Gianyar. Rabu (17/11/2021)

Kegiatan verifikasi lapangan diawali dengan pemaparan Inovasi Perubahan Poltrada Bali menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang dibawakan langsung oleh Direktur Poltrada Bali, Dr. Efendhi Prih Raharjo, S.T., M.T. yang didampingi oleh seluruh Jajaran Civitas Akademika Poltrada Bali, dilanjutkan tanya jawab dan peninjauan sarana prasarana. 

Kegiatan Verifikasi Lapangan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang terjadi dilapangan sebagai bahan penilaian terhadap 
Inovasi Perubahan yang dilakukan oleh Poltrada Bali menuju Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi di tahun 2021 ini. 

Semoga Poltrada Bali mendapatkan hasil yang maksimal dengan penganugrahan WBK yang akan dilakukan pada Hari Anti Korupsi, 9 Desember 2021 mendatang. 
Amin. Astungkara.

Salam SENYUM (Semangat Nyata untuk Membangun) Zona Integritas. BISA

KEGIATAN PEMERIKSAAN RAPID ANTIGEN, PEMBAGIAN VITAMIN DAN MASKER KEPADA PEGAWAI POLTRADA BALI

Dalam rangka mendukung dan meningkatkan 3T(Testing, Tracing, Treatment) Pencegahan dan Penularan Covid-19 di Poltrada Bali, Unit Kesehatan melaksanakan kegiatan rapid antigen berkala setiap bulan kepada seluruh pegawai. Kegiatan ini diikuti oleh 61 orang pegawai dengan hasil NEGATIF. Selain dilaksanakan pemeriksaan rapid antigen, Unit Kesehatan Poltrada Bali juga memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan pembagian vitamin & masker kepada seluruh pegawai.