Kegiatan Training for Trainer kepada Safety Warrior Poltrada Bali: Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas untuk Generasi Cilik

Tabanan, 25 September 2026 – Politeknik Transportasi Darat Bali terus memperkuat kapasitas Safety Warrior sebagai agen edukasi keselamatan berlalu lintas, khususnya dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Training for Trainer (TfT) Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas bagi Safety Warrior Poltrada Bali.

Kegiatan ini menghadirkan instruktur dari Departemen Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai narasumber dan fasilitator. Materi yang diberikan berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan komunikasi Safety Warrior dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik, khususnya anak-anak.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga dirancang secara interaktif melalui beberapa rangkaian kegiatan. Pertama, pemberian materi mengenai edukasi dan keselamatan berlalu lintas yang menjadi bekal bagi Safety Warrior dalam menjalankan perannya sebagai edukator.

Kedua, pemberian kuis yang bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Selanjutnya, peserta mengikuti dinamika kelompok yang dirancang untuk membangun komunikasi, kerja sama, kreativitas, serta kekompakan antaranggota Safety Warrior. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik, di mana peserta berkesempatan menerapkan secara langsung materi dan teknik edukasi yang telah diperoleh selama pelatihan.

Melalui kegiatan Training for Trainer ini, Safety Warrior Poltrada Bali diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi komunikator dan edukator keselamatan yang kreatif, interaktif, dan inspiratif dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada anak-anak dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Poltrada Bali dalam mendukung peningkatan budaya keselamatan berlalu lintas sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi dalam menciptakan generasi pengguna jalan yang sadar, tertib, dan berkeselamatan.

Seminar Safety Riding “Safe Ride, Safe Life”: Membangun Generasi Muda Pelopor Keselamatan Transportasi

Tabanan, 25 September 2026 — Politeknik Transportasi Darat Bali bersama dengan Astra Honda Motor Bali dan PT. Jasa Raharja Wilayah Bali menyelenggarakan Seminar Safety Riding “Safe Ride, Safe Life: Membangun Generasi Muda Pelopor Keselamatan Transportasi” dengan mengusung tema “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas serta membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan, dunia usaha, dan lembaga yang bergerak dalam bidang keselamatan transportasi untuk bersama-sama mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Seminar dibuka oleh Wakil Direktur II Politeknik Transportasi Darat Bali, Ir. Putu Eka Suartawan, S.T., M.T. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia muda. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan transportasi di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang yang memberikan perspektif berbeda namun saling melengkapi dalam membangun budaya keselamatan berkendara, kegiatan ini di Moderatori oleh Putu Diva Ariesthana Sadri, M.Sc..

IPTU I Made Sumanaya, S.H., selaku KBO Lantas Polres Tabanan, memberikan pemahaman mengenai aspek kepolisian, ketertiban berlalu lintas, serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan dan perilaku yang berkeselamatan di jalan.

Selanjutnya, Yosepth Klaudius, Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, memberikan edukasi mengenai teknik dan perilaku berkendara yang aman. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan pengendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta penerapan prinsip-prinsip safety riding dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

Dari sisi perlindungan pengguna jalan, Alwin Bahar, S.H., M.M., selaku Kepala Bagian Operasional Kantor PT Jasa Raharja Wilayah Bali, memberikan wawasan mengenai peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas serta pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Menariknya, seminar juga menghadirkan Ni Nyoman Wikan Larasanti, seorang Barista, yang membawakan materi berkaitan dengan kopi, efek kafein, serta kaitannya dengan kewaspadaan pengendara. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami bahwa mengemudi dalam kondisi mengantuk merupakan salah satu risiko yang perlu diantisipasi. Pemanfaatan kopi sebagai salah satu cara untuk membantu meningkatkan kewaspadaan dibahas secara edukatif, dengan tetap menekankan bahwa istirahat yang cukup merupakan langkah utama untuk mencegah berkendara dalam kondisi mengantuk.

Tema “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi” menjadi pesan khas dalam kegiatan ini. Secangkir kopi tidak hanya dimaknai sebagai minuman yang menemani aktivitas, tetapi menjadi simbol ruang untuk berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan membangun mimpi. Namun, untuk mencapai sejuta mimpi tersebut, setiap individu harus memastikan bahwa perjalanan yang ditempuh dilakukan dengan aman dan penuh tanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diramaikan dengan kuis interaktif yang berkaitan dengan materi keselamatan berkendara yang telah disampaikan oleh para narasumber. Kuis ini menjadi sarana untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Sebagai bentuk apresiasi, 20 peserta dengan perolehan nilai tertinggi mendapatkan souvenir berupa Helm Honda. Pemberian souvenir tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi peserta akan pentingnya penggunaan helm yang sesuai standar sebagai salah satu bagian utama dari perlengkapan keselamatan berkendara.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Transportasi Darat Bali bersama Astra Motor Bali dan Jasa Raharja Wilayah Bali berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi keselamatan transportasi, khususnya kepada generasi muda. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi dan cita-cita untuk masa depan, tetapi juga memiliki kepedulian serta kesadaran dalam menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas.

Safe Ride, Safe Life. Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi – karena setiap mimpi membutuhkan perjalanan yang selamat untuk dapat diwujudkan.

Inovasi Teknologi untuk Keselamatan Jalan : Poltrada Bali Implementasikan Over Dimension Estimator di UPTD PKB Kota Denpasar

Denpasar, 14 September 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026, Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Denpasar.

Kegiatan ini berfokus pada peningkatan keselamatan transportasi darat melalui penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) dengan memperkenalkan inovasi Over Dimension Estimator sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran dimensi kendaraan.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur I Poltrada Bali, Bapak Ir. Aris Budi Sulistyo, S.T., M.T., bersama Kepala UPTD PKB Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ibu Ni Ketut Rai Yuni Artini, S.E. Pembukaan tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan sinergi antara Poltrada Bali dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar dalam mendukung peningkatan keselamatan serta kualitas pelayanan pengujian kendaraan bermotor.

Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi pemberian materi dan sesi demonstrasi. Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemaparan mengenai permasalahan ODOL, pentingnya kesesuaian dimensi kendaraan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pengujian kendaraan bermotor.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan Over Dimension Estimator di Gedung Uji PKB Kota Denpasar. Pada sesi ini, peserta dapat melihat secara langsung cara kerja alat dalam membantu memperkirakan kesesuaian dimensi kendaraan dan mendukung proses identifikasi awal terhadap kendaraan yang diduga mengalami pelanggaran dimensi.

Sebagai bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyerahan brosur edukasi terkait pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor oleh Mahasiswa kepada Para Pengemudi Angkutan Barang. Brosur tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kepatuhan terhadap uji berkala, pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan, serta mendukung upaya bersama dalam mengurangi kendaraan Over Dimension Over Load.

Pemanfaatan Over Dimension Estimator diharapkan dapat membantu petugas dalam melakukan pemeriksaan kendaraan secara lebih efektif, terukur, dan berbasis teknologi. Inovasi ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan hasil pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelayanan transportasi.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Poltrada Bali terus berkomitmen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus berkontribusi dalam pengembangan transportasi darat yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Kolaborasi antara Poltrada Bali dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai inovasi dan kegiatan bersama untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.

Mahasiswa Poltrada Bali mengikuti KNPPM Tahun 2026

Denpasar, 11 September 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Taruni Ida Ayu Kade Cintya Dewi berhasil meraih penghargaan “Best Presenter” pada Konferensi Nasional Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KNPPM) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Warmadewa, Denpasar, pada 10–11 September 2026.

KNPPM 2026 merupakan konferensi nasional tahunan yang memasuki tahun penyelenggaraan ke-4, diselenggarakan atas kolaborasi Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Warmadewa, ITB STIKOM Bali, dan Politeknik Transportasi Darat Bali. Mengusung tema “Strategi Pengembangan Inklusif untuk Pengelolaan Desa Mandiri”, konferensi ini menjadi wadah diseminasi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rangkaian acara pada hari pertama diawali dengan pembukaan resmi yang ditandai dengan pemukulan gong oleh jajaran pimpinan penyelenggara, disertai persembahan tari tradisional Bali sebagai bentuk penyambutan kepada narasumber, reviewer, dan peserta yang hadir dari berbagai institusi di Indonesia. Dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara UGM, Universitas Warmadewa, Stikom Bali dan Poltrada Bali.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Klinik Pelatihan berupa presentasi dan diskusi artikel peserta yang berlangsung secara paralel di sejumlah ruangan, baik secara luring maupun daring, dengan pembagian berdasarkan rumpun bidang keilmuan seperti Kesehatan, Sains dan Teknologi, Sosial dan Humaniora, serta Agroteknologi. Poltrada Bali berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, tidak hanya sebagai peserta dan panitia, tetapi juga menugaskan sejumlah pegawainya sebagai reviewer yang menilai dan memberikan masukan terhadap presentasi peserta.

Keikutsertaan para taruna dan taruni dalam sesi presentasi ini membuahkan hasil membanggakan. Ida Ayu Kade Cintya Dewi dinobatkan sebagai peraih penghargaan “Best Presenter” berkat pemaparan yang sistematis dan mampu menjawab pertanyaan dewan reviewer dengan baik. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan akademik dan soft skill yang diterapkan di lingkungan Poltrada Bali.

Selain capaian tersebut, kehadiran para reviewer dari Poltrada Bali turut diapresiasi oleh panitia penyelenggara sebagai bentuk terima kasih atas kontribusi dalam menjaga mutu penilaian artikel peserta.

Direktur Politeknik Transportasi Darat Bali menyampaikan apresiasi atas capaian ini dan berharap prestasi tersebut dapat memotivasi seluruh taruna dan taruni untuk terus aktif berpartisipasi dalam forum-forum ilmiah tingkat nasional. Keikutsertaan Poltrada Bali pada KNPPM 2026 sekaligus mempererat kolaborasi dengan UGM, Universitas Warmadewa, dan ITB STIKOM Bali dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan Best Presenter ini, Poltrada Bali semakin menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat di kalangan taruna dan taruni sebagai bagian dari pembentukan generasi transportasi darat yang unggul dan berdaya saing.

Edukasi Keselamatan Transportasi Darat melalui Implementasi Alat Over Dimension Estimator dalam mendukung Pencegahan Over Dimension Over Load (ODOL) di UPTD PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Badung

Denpasar, 11 September 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026, Politeknik Transportasi Darat Bali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Edukasi Keselamatan Transportasi Darat melalui Implementasi Over Dimension Estimator dalam Mendukung Pencegahan Over Dimension Over Loading (ODOL) di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kabupaten Badung.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Poltrada Bali, Bapak Yohan Wibisono, M.Pd., bersama Kepala UPTD PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Bapak I Putu Adi Suryasa, S.T., M.Si. Peserta kegiatan terdiri atas pegawai dan Penguji Kendaraan Bermotor di UPTD PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, serta masyarakat sebagai pengguna layanan pengujian berkala kendaraan bermotor (KIR).

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai penggunaan alat Over Dimension Estimator, termasuk pemahaman terkait fungsi, manfaat, serta penerapannya dalam mendukung proses identifikasi potensi pelanggaran dimensi kendaraan sebagai bagian dari upaya pencegahan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Setelah pemberian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penggunaan Over Dimension Estimator di Gedung Uji UPTD PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Badung. Melalui demonstrasi tersebut, peserta dapat melihat secara langsung tahapan penggunaan alat dan penerapannya dalam mendukung proses pengujian kendaraan bermotor di lapangan.

Selain demonstrasi penggunaan alat, kegiatan juga menjadi forum untuk memperoleh masukan dari Penguji Kendaraan Bermotor UPTD PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Badung. Masukan yang disampaikan antara lain berkaitan dengan kebutuhan peningkatan kemampuan deteksi identitas kendaraan, meliputi Plat Nomor Kendaraan, Nomor Rangka, Nomor Mesin, hingga Nomor Uji. Masukan tersebut menjadi bahan penting dalam pengembangan dan penyempurnaan alat agar dapat semakin mendukung kemudahan, kecepatan, dan ketepatan proses deteksi identitas kendaraan bermotor dalam pelaksanaan pengujian berkala.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai bahaya ODOL sekaligus mendorong pemanfaatan inovasi teknologi dalam penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor. Perpaduan antara pemberian materi dan demonstrasi langsung di Gedung Uji memberikan kesempatan kepada peserta, baik pegawai dan Penguji Kendaraan Bermotor maupun masyarakat pengguna layanan, untuk memahami aspek konseptual sekaligus penerapan teknologi secara langsung dalam proses pengujian kendaraan.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi Politeknik Transportasi Darat Bali dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi darat melalui edukasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi. Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Politeknik Transportasi Darat Bali dan Dinas Perhubungan Kabupaten Badung dalam mendukung penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor yang semakin efektif, mudah, dan berkeselamatan.

Dalam semangat Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026, “Terhubung Melayani, Bergerak Untuk Negeri”, Politeknik Transportasi Darat Bali terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan edukasi yang memberikan manfaat nyata serta mendukung terwujudnya transportasi darat yang selamat, aman, tertib, dan berkelanjutan.

Pengabdian kepada Masyarakat melalui Capacity Building : Safe, Smart, and Teamwork kepada Siswa SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali dalam rangka Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026

Karangasem, 10 September 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026, Politeknik Transportasi Darat Bali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Capacity Building: Safe, Smart, and Teamwork kepada siswa SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali. Kegiatan ini mengusung semangat Harhubnas Tahun 2026 dengan tema “Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri”.

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi Politeknik Transportasi Darat Bali dalam memperkuat peran pendidikan tinggi transportasi untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui edukasi kepada generasi muda, kegiatan diarahkan untuk menanamkan nilai keselamatan, kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menggunakan serta mendukung terciptanya transportasi yang aman dan berkeselamatan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Wakil Direktur II Politeknik Transportasi Darat Bali, Ir. Putu Eka Suartawan, S.T., M.T., bersama Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, I Putu Jaya Negara. Pembukaan kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam memberikan pembekalan kepada generasi muda, khususnya terkait keselamatan transportasi dan pembentukan karakter.

Konsep  Safe, Smart, and Teamwork menjadi pendekatan utama dalam kegiatan ini. Aspek Safe menitikberatkan pada pemahaman siswa mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas dan bertransportasi. Siswa diajak untuk mengenali potensi bahaya di jalan, memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta membangun perilaku disiplin dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.

Pada aspek Smart, siswa didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan mengambil keputusan secara tepat dalam menghadapi berbagai situasi. Dalam konteks transportasi, kecerdasan dalam mengenali risiko dan menentukan tindakan yang aman merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, aspek Teamwork menanamkan pentingnya komunikasi, kepedulian, dan kerja sama. Melalui berbagai aktivitas bersama, siswa diberikan pengalaman untuk bekerja dalam tim, menghargai peran masing-masing, serta membangun tanggung jawab bersama. Hal ini sejalan dengan prinsip keselamatan transportasi yang membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh pengguna jalan.

Semangat “Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri” dalam Harhubnas ke-55 Tahun 2026 tercermin melalui kegiatan yang menghubungkan pengetahuan, kepedulian, dan aksi nyata di lingkungan pendidikan. Terhubung diwujudkan melalui sinergi antara Politeknik Transportasi Darat Bali dan Sekolah Rakyat dalam memberikan edukasi. Melayani diwujudkan melalui kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat melalui transfer pengetahuan dan pembentukan karakter. Sementara Bergerak untuk Negeri diwujudkan dengan mendorong generasi muda menjadi bagian dari upaya menciptakan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Transportasi Darat Bali terus berkomitmen untuk memperluas edukasi keselamatan transportasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Penanaman budaya keselamatan sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi yang cerdas, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab dalam bertransportasi, sekaligus mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan Capacity Building: Safe, Smart, and Teamwork menjadi salah satu wujud nyata semangat Harhubnas ke-55 Tahun 2026, bahwa transportasi bukan hanya tentang perpindahan orang dan barang, tetapi juga tentang membangun keterhubungan, memberikan pelayanan, serta menggerakkan masyarakat menuju masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Seminar Proposal dan Penandatangan Kontrak Penelitian Dosen di Lingkungan Politeknik Transportasi Darat Bali

Tabanan – 26 Mei 2026, Seminar Proposal Hibah Penelitian Dosen 2026 : Poltrada Bali Dorong Riset Transportasi yang Adaptif dan Berkelanjutan
Dalam upaya memperkuat budaya riset dan inovasi di bidang transportasi darat, Politeknik Transportasi Darat Bali melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) menyelenggarakan kegiatan Seminar Proposal Hibah Penelitian Dosen dan Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian 2026 (26/05/2026) secara hybrid. Dari 35 usulan judul proposal penelitian, yang dinyatakan lolos Hibah sebanyak 25 usulan judul proposal penelitian. Mengusung tema “Arah Riset Poltrada dengan Kesesuaian Tema Riset: Keselamatan, Keamanan, Digitalisasi dan Pelayanan Transportasi”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi dosen, akademisi, praktisi, dan mitra bestari dalam memperkuat kolaborasi penelitian yang relevan dengan perkembangan sektor transportasi saat ini.


Kegiatan dibuka secara resmi melalui Opening Speech oleh Direktur Politeknik Transportasi Darat Bali, Firga Ariani, S.E., M.M.Tr., yang menekankan pentingnya penelitian terapan sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan transportasi serta penguatan transformasi digital di sektor transportasi darat.


Seminar menghadirkan narasumber utama, Dr. Masrono Yugihartiman, A.TD., M.Sc., selaku Praktisi Ahli, yang membawakan materi mengenai penguatan riset transportasi berbasis keselamatan, keamanan, digitalisasi, dan pelayanan publik. Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari inovasi sistem transportasi modern, pengembangan pelayanan berbasis teknologi, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan transportasi yang berkelanjutan. Acara dimoderatori oleh Rahmat Ahmad, S.Pd., M.T. selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltrada Bali.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Mitra Bestari (reviewer) dari berbagai perguruan tinggi dan institusi nasional : Prof. Ir. Mochammad Noer Ilman, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., Asean Eng. (Universitas Gajah Mada); Prof. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D. (Universitas Gajah Mada); Prof. Dr. Harry Septanto, S.T., M.T. (Badan Riset Dan Inovasi Nasional); Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, ST., M.Sc., Ph.D. (Universitas Udayana); Prof. Dewa Made Priyantha Wedagama, ST., MT., M.Sc., Ph.D. (Universitas Udayana); Prof. Bagus Hario Setiadji, S.T., M.T., Ph.D. (Universitas Diponegoro); Andyka Kusuma, S.T.,M.Sc.,Ph.D. (Universitas Indonesia) Ir. Ervina Ahyudanari, ME., Ph.D. (Institut Teknologi Sepuluh Nopember); Ir. Drs. Djoko Setijowarno, MT. (Universitas Katolik Soegijapranata). Kehadiran para reviewer diharapkan mampu memberikan penguatan kualitas proposal hibah penelitian dosen tahun 2026.


Politeknik Transportasi Darat Bali berharap dapat terus mendorong terciptanya riset-riset unggulan yang inovatif, aplikatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan transportasi nasional yang selamat, aman, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sosialisasi Safety Riding Bagi Pelajar SMA Taruna Widhya Garuda Bali Dalam Mewujudkan Budaya Lalu Lintas Yang Aman dan Bertanggung Jawab

Tabanan, 04 Februari 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Sosialisasi Safety Riding Bagi Pelajar SMA Taruna Widhya Garuda Bali dalam Mewujudkan Budaya Lalu Lintas yang Aman dan Bertanggung Jawab.” Kegiatan ini dilaksanakan di Mini Theater Program Studi Manajemen Logistik (MLOG) Poltrada Bali sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda.

Kegiatan PkM ini dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan edukatif dari SMA Taruna Widhya Garuda Bali ke Poltrada Bali. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan wawasan mengenai pentingnya penerapan safety riding, mulai dari pemahaman aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, hingga sikap bertanggung jawab sebagai pengguna jalan. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta sharing pengalaman terkait keselamatan berkendara.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Poltrada Bali, Bapak Yohan Wibisono, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia pelajar sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab. Beliau juga menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan tertib.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMA Taruna Widhya Garuda Bali dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan tinggi vokasi transportasi dengan sekolah menengah dalam mendukung program keselamatan transportasi nasional.

Poltrada Bali dan BPTD Kelas II Yogyakarta Melaksanakan Sosialisasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD)

Yogyakarta, 27 Januari 2026 – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali bersama  dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Yogyakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) kepada Yayasan Pendidikan Islam Mensoleh tingkat Raudhatul Athfal (RA) yang dilaksanakan di Terminal Penumpang Tipe A Giwangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini guna membentuk karakter disiplin, tertib, dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, para peserta didik diperkenalkan dengan berbagai materi dasar keselamatan lalu lintas, seperti pengenalan rambu-rambu lalu lintas, cara menyeberang jalan yang aman, serta pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara. Materi disampaikan secara interaktif melalui metode edukasi yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, simulasi sederhana, serta media pembelajaran visual yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Melalui kegiatan SALUD ini, Poltrada Bali dan BPTD Kelas II Yogyakarta berharap dapat menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini, sehingga ke depan dapat mendukung terciptanya generasi yang sadar akan pentingnya keselamatan transportasi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan lembaga pendidikan masyarakat dalam mendukung program keselamatan transportasi nasional.

KUNJUNGAN DAN PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KEPADA PASKIBRAKA KABUPATEN PENUKAL ALAB LEMATANG ILIR TAHUN 2025

Tabanan, 27 November 2025 – Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) melaksanakan kegiatan kunjungan dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2025. Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Karakter Berbangsa melalui Gerakan Pelajar Pelopor Lalu Lintas” ini menjadi salah satu bentuk penguatan nilai disiplin, nasionalisme, dan keselamatan berlalu lintas bagi generasi muda.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Kerjasama Poltrada Bali, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dan pelajar dalam membentuk karakter berbangsa dan budaya tertib berlalu lintas. Dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten PALI memberikan sambutan dan mengucapkan terimakasih kepada Poltrada Bali

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan Wawasan Kebangsaan oleh Wakil Direktur III Poltrada Bali. Materi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai peran Paskibraka sebagai generasi yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme, persatuan, dan kedisiplinan, serta mampu menjadi teladan di masyarakat.

Setelah itu, peserta mendapatkan sosialisasi Sipencatar (Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni) oleh Kepala SPM Poltrada Bali. Sosialisasi ini menguraikan tahapan seleksi, kualifikasi yang diperlukan, serta peluang pengembangan karier di lingkungan Kementerian Perhubungan. Banyak peserta menunjukkan ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan kedinasan.

Pada sesi selanjutnya, materi keselamatan berlalu lintas disampaikan oleh Mahasiswa Poltrada Bali yang tergabung dalam Safety Warrior Poltrada Bali Tahun 2025. Mereka memberikan penjelasan mengenai etika berlalu lintas, pentingnya kepeloporan pelajar dalam keselamatan jalan, serta langkah-langkah sederhana untuk mengurangi risiko kecelakaan di lingkungan sekitar. Materi disajikan secara komunikatif, interaktif, dan mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti dengan antusias.

Untuk menambah semangat dan keterlibatan aktif peserta, Poltrada Bali juga menyelenggarakan kuis interaktif terkait materi keselamatan berlalu lintas. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan hadiah menarik untuk lima orang pemenang. Suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan, sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.

Selain kegiatan pembekalan, peserta Paskibraka juga diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas pendidikan di Poltrada Bali. Kunjungan dimulai dari workshop yang menjadi tempat praktik perawatan dan rekayasa kendaraan, dilanjutkan ke laboratorium uji yang digunakan untuk pengujian komponen teknis dan perangkat keselamatan. Peserta juga mengunjungi ruang kelas yang dirancang untuk pembelajaran teori, serta asrama taruna yang menjadi tempat pembentukan karakter dan kedisiplinan sehari-hari. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan dan proses pembelajaran di lingkungan kampus vokasi transportasi.

Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali mempertegas komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda Kabupaten PALI. Diharapkan Paskibraka yang menjadi ikon kedisiplinan dapat tampil sebagai agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang lebih tertib, aman, dan berkarakter.