Unit Kesehatan Poltrada Bali beri Penyuluhan Menjaga Kesehatan Ginjal bagi Mahasiswa/i Tingkat I & II

Tabanan, 3 Maret 2026, Unit Kesehatan Politeknik Transportasi Darat Bali melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Menjaga Kesehatan Ginjal kepada mahasiswa/i Poltrada Bali yang bertempat di Gedung Garuda Laksana.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa/i mengenai pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak usia muda. Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi ginjal, faktor risiko gangguan ginjal, serta kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi kesehatan ginjal.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya mencukupi kebutuhan cairan, menjaga pola makan seimbang, membatasi konsumsi garam dan minuman tinggi gula, tidak menahan buang air kecil, serta menghindari penggunaan obat-obatan tanpa anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, mahasiswa/i juga diedukasi untuk menerapkan gaya hidup aktif, menjaga berat badan ideal, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini gangguan ginjal.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib dan interaktif. Mahasiswa/i terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, khususnya pada sesi tanya jawab yang membahas kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tanpa disadari dapat berdampak buruk bagi kesehatan ginjal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa/i Poltrada Bali mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan dalam mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan ginjal di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Unit Kesehatan Poltrada Bali Berikan Penyuluhan Anemia pada Remaja kepada Mahasiswa Tingkat II

Tabanan, 26 Februari 2026, Unit Kesehatan Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema Anemia pada Remaja bagi mahasiswa/i Tingkat II. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Garuda Laksana Poltrada Bali dan diikuti oleh seluruh mahasiswa/i Tingkat II sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan sivitas akademika.

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pengertian anemia, penyebab, tanda dan gejala, serta dampak anemia terhadap kesehatan dan aktivitas belajar. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang, konsumsi makanan sumber zat besi, serta kebiasaan hidup sehat sebagai langkah pencegahan anemia sejak usia remaja.

Melalui kegiatan ini, Unit Kesehatan Poltrada Bali berharap mahasiswa mampu mengenali risiko anemia secara mandiri, melakukan pencegahan sejak dini, serta menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima dalam mendukung proses pembelajaran dan kegiatan akademik di lingkungan kampus. Kegiatan penyuluhan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Poltrada Bali dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Penyuluhan Kesehatan tentang Resistensi Insulin bagi Mahasiswa Tingkat I Poltrada Bali

Tabanan, 27 Januari 2026 Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Resistensi Insulin pada Remaja” yang ditujukan kepada mahasiswa/i Tingkat I. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Garuda Laksana Poltrada Bali dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan antusias.

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh tidak merespons hormon insulin secara optimal sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes melitus tipe 2 sejak usia muda. Materi yang disampaikan meliputi pengertian resistensi insulin, faktor risiko pada remaja, tanda dan gejala awal, serta dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang.

 

Dalam pemaparannya, dr. I Nyoman Meindra Cipta sebagai pemateri juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat sejak dini, seperti menjaga pola makan seimbang, membatasi konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, rutin berolahraga, serta mengelola stres dengan baik. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan kebiasaan hidup sehat tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan kampus.

Kegiatan penyuluhan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga mahasiswa dapat lebih memahami materi yang disampaikan dan mengaitkannya dengan kondisi kesehatan remaja saat ini.

 

Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali berharap mahasiswa Tingkat I memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai kesehatan metabolik dan mampu menjadi generasi muda yang peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Penyuluhan kesehatan ini juga merupakan bagian dari upaya preventif kampus dalam mendukung terciptanya lingkungan akademik yang sehat dan produktif.

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Mahasiswa/i Poltrada Bali Tingkat I

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan kebiasaan penting yang harus diterapkan oleh mahasiswa/i Poltrada Bali, khususnya Tingkat I, guna menjaga kesehatan diri dan menciptakan lingkungan kampus yang bersih, aman, dan nyaman. Sebagai taruna/i, penerapan PHBS juga mencerminkan kedisiplinan serta tanggung jawab terhadap kesehatan pribadi dan lingkungan sekitar.

Penyuluhan PHBS ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa/i mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta pola hidup sehat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa/i diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif sejak dini guna mencegah berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular, di lingkungan kampus dan asrama. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan oleh Unit Kesehatan Poltrada Bali dan diikuti oleh mahasiswa/i Tingkat I dengan antusias. Diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan kampus. Melalui penyuluhan ini, diharapkan mahasiswa/i Poltrada Bali Tingkat I mampu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat secara konsisten serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan produktif.

Kegiatan Edukasi Kesehatan tentang Pencegehan Cidera Sprain dan Strain terhadap Mahasiswa/i Poltrada Bali

Mahasiswa/i Poltrada Bali melaksanakan edukasi kesehatan mengenai cedera strain dan sprain di Gedung Serba Guna pada 22 November 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya mengenali dan menangani cedera otot maupun ligamen secara tepat, khususnya bagi individu yang aktif berolahraga atau bekerja secara fisik.

Dalam kegiatan tersebut, tim Klinik menjelaskan penkes bahwa strain merupakan cedera pada otot atau tendon akibat peregangan berlebihan, sedangkan sprainadalah cedera pada ligamen yang biasa terjadi akibat terkilir atau gerakan sendi yang melebihi batas normal. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai gejala, penyebab, serta langkah-langkah pencegahan seperti pemanasan yang benar, penggunaan alas kaki yang tepat, dan teknik aktivitas fisik yang aman.

Mahasiswa/i turut mendemonstrasikan penanganan awal cedera dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) untuk membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan. Peserta terlihat antusias mengikuti sesi praktik dan berdiskusi mengenai pengalaman cedera yang pernah dialami.

Pemateri  menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Poltrada Bali dalam meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan kampus. “Kami berharap edukasi ini dapat membantu mahasiswa lebih siap menghadapi risiko cedera dan mampu melakukan pertolongan pertama dengan tepat,” ujarnya.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pemberian leaflet edukasi agar informasi mengenai strain dan sprain dapat terus disebarkan kepada mahasiswa lainnya.

 

Poltrada Bali Gelar Kegiatan “Sikat Gigi Bersama” dalam Rangka BKGN 2025

Tabanan, 16 Oktober 2025

Dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025, Unit Kesehatan Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) menggelar kegiatan “Sikat Gigi Bersama” yang diikuti oleh seluruh Calon Taruna dan Taruni (Mahasiswa Tingkat I).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta membiasakan menyikat gigi dengan cara yang benar. Selain sikat gigi bersama, acara juga diisi dengan penyuluhan interaktif dan demonstrasi praktik menyikat gigi yang benar oleh petugas kesehatan klinik. Materi yang disampaikan meliputi waktu dan teknik menyikat gigi yang tepat, kesalahan umum yang sering dilakukan, serta tips tambahan seperti penggunaan benang gigi dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.

 

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar. Melalui kegiatan ini, Poltrada Bali berharap dapat menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan kampus berasrama.

Klinik Poltrada Bali melaksanakan kegiatan Penyuluhan” Menjaga Kesehatan pada Mata” bagi Mahasiswa/i Tingkat 1

Mata merupakan indera yang sangat penting. Melalui mata, kita dapat menangkap gambaran visual, mengolah, dan menginterpretasikannya menjadi informasi. Setiap bagian mata memiliki fungsi tersendiri, yang jika tidak dirawat dapat menimbulkan gangguan pada mata.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Klinik Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema” Menjaga Kesehatan pada Mata” . kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa dan mahasiswi tingkat I, dan dilaksanakan  secara daring melalui Zoom Meeting.

Penyuluhan ini menjadi bagian dari program edukas dan promosi kesehatan yang rutin dilaksanakan di lingkungan Poltrada Bali.  Dengan menggunakan metode interaktif, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini, terutama diera digital ketika penggunaan gawai semakin meningkat.

Menjaga kesehatan mata sejak dini adalah investasi masa depan. Melalui penglihatan, anak-anak mulai belajar dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Prof. Dante menyatakan adanya gangguan penglihatan dapat berdampak pada perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak-anak (Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI, 2024).

Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga kesehatan mata,  terutama pada anak-anak. perhatian kita hari ini akan melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan siap berdaya saing khususnya di lingkungan Civitas Poltrada Bali.

Klinik Poltrada Bali melaksanakan kegiatan Penyuluhan “Snack Time ; Tetap on Point dengan gizi seimbang” bagi Mahasiswa Tingkat I

Tabanan, 14 Juli 2025 — Klinik Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Snack Time: Tetap on Point dengan gizi seimbang” yang ditujukan kepada mahasiswa dan mahasiswi tingkat I. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kampus sebagai bagian dari program edukasi dan promosi kesehatan di lingkungan Poltrada Bali.

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pentingnya memilih camilan yang sehat dan bergizi sebagai penunjang aktivitas belajar dan fisik yang padat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis camilan sehat, waktu konsumsi yang tepat, serta dampak jangka panjang dari konsumsi makanan ringan yang tinggi gula, garam, dan lemak jenuh.

Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan informasi praktis mengenai cara membaca label nutrisi pada kemasan makanan serta tips memilih camilan yang aman dikonsumsi sehari-hari. Penyuluhan berlangsung dengan suasana edukatif dan interaktif, serta diakhiri dengan sesi diskusi singkat guna memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Klinik Poltrada Bali dalam mendukung pembentukan pola hidup sehat di kalangan mahasiswa sejak dini. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan mahasiswa mampu menerapkan kebiasaan konsumsi makanan yang lebih bijak, sebagai upaya menjaga kesehatan dan menunjang performa akademik maupun kegiatan fisik di kampus.

Klinik Poltrada Bali Gelar Penyuluhan “Penggunaan Obat yang Tepat” bagi Mahasiswa Tingkat I

Tabanan, 18 Juni 2025 – Klinik Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertajuk “Penggunaan Obat yang Tepat” kepada mahasiswa dan mahasiswi Tingkat I. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya edukasi dini dalam menciptakan generasi muda yang sadar akan pentingnya penggunaan dan penyimpanan obat secara bijak dan aman.

 

Penyuluhan yang berlangsung interaktif ini menyoroti berbagai aspek penting, salah satunya adalah cara penyimpanan obat yang benar. Apoteker dari Klinik Poltrada mengingatkan bahwa obat harus disimpan di tempat yang sejuk, kering, jauh dari sinar matahari langsung dan jangkauan anak-anak, seperti di almari atau kotak obat khusus. Penyimpanan yang salah dapat merusak kualitas obat, yang pada akhirnya bisa membahayakan kesehatan.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya membaca dan mengikuti petunjuk penyimpanan pada kemasan obat. “Ada obat yang perlu disimpan di kulkas, tapi ada juga yang cukup disimpan di suhu ruang. Semua ada aturannya,”

Penyuluhan ini juga menekankan risiko kesehatan dari obat yang sudah kadaluarsa atau rusak, serta bahaya jika obat dibuang sembarangan. Peserta diajarkan cara membuang obat yang benar, baik dalam bentuk tablet, kapsul, maupun cairan:

Tablet/Kapsul: buang etiket, hancurkan obat, bungkus rapat, campurkan dengan tanah, dan buang di tempat sampah tertutup dan Sirup/Cairan: larutkan dalam air dan buang ke saluran pembuangan, kemudian botolnya dibuang ke tempat sampah.

“Obat yang sudah tak terpakai harus dibuang dengan cara yang tepat, agar tidak mencemari lingkungan atau disalahgunakan”. Hal ini menjadi bagian dari kampanye sadar lingkungan dan kesehatan yang kini sedang digalakkan di lingkungan kampus. Dengan semangat edukasi dan kepedulian, kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan obat yang aman dan bertanggung jawab, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar.